Legislator Cindy Monica Bantu Perangkat Internet untuk SD Terpencil di Sumbar 

  • Whatsapp
Legislator Cindy Monica (tengah hijab putih) bantu perangkat internet untuk SD terpencil di Sumbar (foto: istimewa)

Jakarta, beritalima.com|- Video siswa dan guru yang harus berjalan menembus jalan berlumpur demi mencari sinyal internet demi ikut Tes Kemampuan Akademik berbasis komputer, membuat legislator/anggota DPR RI, Cindy Monica tergerak hatinya membantu kirim perangkat internet.

Politikus tersebut menyalurkan bantuan perangkat internet Starlink untuk SD Negeri 04 Simpang Kapuak di Jorong Kubang Balambak, Kecamatan Mungka, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (7/5).

Bantuan diberikan setelah video perjuangan para siswa di daerah terpencil tersebut viral di media sosial. Dalam video itu, para pelajar bersama guru terlihat harus berjalan di tengah hujan melewati jalur berlumpur hanya demi mendapatkan jaringan internet.

“Ketika saya melihat video itu, hati saya benar-benar tergerak. Anak-anak dan para guru harus berjalan di tengah hujan hanya untuk mendapatkan sinyal internet agar bisa mengikuti ujian,” ujar Cindy di Jakarta (9/5).

Tak sekadar menyerahkan bantuan, Cindy bersama tim turun langsung menuju lokasi sekolah dengan medan yang tidak mudah. Jalur menuju sekolah dipenuhi lumpur, tanjakan curam hingga kawasan hutan yang selama ini menjadi gambaran nyata sulitnya akses pendidikan digital di wilayah tersebut.

Menurut Cindy, akses internet kini bukan lagi fasilitas tambahan, melainkan kebutuhan dasar dalam dunia pendidikan. Ia menilai anak-anak di pelosok memiliki hak sama untuk menikmati pembelajaran berbasis teknologi seperti siswa di wilayah perkotaan.

“Jangan sampai keterbatasan jaringan membuat mereka tertinggal. Kehadiran internet ini diharapkan menjadi jembatan harapan agar mereka bisa melihat dunia yang lebih luas,” jelasnya.

Kehadiran perangkat Starlink pun disambut antusias pihak sekolah dan masyarakat sekitar. Dengan jaringan internet yang lebih memadai, kegiatan belajar mengajar hingga pelaksanaan ujian berbasis komputer diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

Namun, peristiwa ini sekaligus menjadi ironi di tengah gencarnya transformasi digital pendidikan nasional. Viral lebih dulu, baru bantuan datang. Kondisi SD Negeri 04 Simpang Kapuak menunjukkan masih lebarnya kesenjangan akses internet antara daerah perkotaan dan wilayah terpencil.

Jurnalis: rendy/abri

beritalima.com
beritalima.com

Pos terkait