“Moment HPN” Ini Menurut CEO BeritaLima

  • Whatsapp
sdr

AMBON, beritalima.com – Pers memiliki peran dalam mengontrol pemerintahan, wartawan maupun Media menjadi alat penghubung bagi pemerintah dan masyarakat. Melalui media masyarakat mengetahui informasi seputar pemerintahan.

“Nasionalisme dan faham Kebangasaan harus dimiliki oleh setiap wartawan di Indonesia, khususnya yang dituangkan dalam setiap berita ditulisnya,” demikian disampaikan CEO beritaLima, Moh. Efendi SH. Kamis (09/ 2/ 2017) saat menghadiri HPN (Hari Pers Nasional) di Maluku.

Efendi menambahkan, fakta sejarah juga mencatat , tokoh sekelas Napoleon Bonaparte dari Perancis demikian takutnya terhadap wartawan. Kaisar penakluk yang tidak pernah gentar disetiap pertempuran yang dilakoninya berujar “Saya lebih takut pada seorang wartawan daripada seratus moncong meriam.”

Dan bukan hanya jiwa jurnalisme yang harus dimiliki tetapi juga jiwa nasionalismenya. Menurutnya setiap wartawan harus bisa memilah berita apa saja yang akan disampaikan kepada masyarakat luas.

,”Jangan sampai memancing isu-isu negatif terutama masalah SARA. Dia juga mengatakan wartawan harus mempertahankan independensi dan idealisme tanpa mengorbankan profesionalismenya,harus tetap bersikap netral tidak berpihak, dan selalu menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dalam peran aktifnya menjunjung tinggi konsep keutuhan NKRI.” jelas Moh. Efendi yang hadir dengan semangat kebangsaannya.
(An)

keterangan foto. ceo beritalima M. Efendi bersama Menteri Penerangan Malaysia Nasir di HPN 2017 Ambon

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *