Terharu, Penyandang Cacat Dapat Bantuan Kursi Roda dari Pemkab Situbondo

  • Whatsapp
Bupati Situbondo Karna suswandi saat menyerahkan kursi ke para penyandang cacat. (Bet/beritalima.com)

SITUBONDO, beritalima.com – Basirun, warga Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, merasa terharu hingga meneteskan air mata. Ia tak kuasa menahan tangis usai menerima bantuan kursi roda dari Pemkab Situbondo, Senin (15/8/2022).

Basirun mengatakan, dirinya merasa bersyukur dan bahagia atas bantuan kursi roda yang dia terima. “Terima kasih atas kepedulian pemerintah kepada saya, semoga Bapak Bupati sehat selalu,” ujarnya.

Lebih lanjut, pria 48 tahun ini mengungkapkan, selama ini pihaknya tidak pernah menerima bantuan kursi roda dari pemerintah. “Saya lumpuh ini sejak lahir. Jadi kalau beraktivitas saya pakai tongkat, sehingga saya mudah capek,” tukasnya.

Lebih jauh, Basirun berharap, Pemkab Situbondo memberikan bantuan modal usaha untuknya. “Saya kan jualan kecil-kecilan mas di rumah. Jadi sekarang yang dibutuh itu (modal usaha -red),” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Situbondo, Karna Suswandi, mengungkapkan bantuan kursi roda kepada Basirun merupakan bentuk kepedulian Pemkab Situbondo.

“Walaupun itu belum maksimal, tapi itu bisa meringankan beban mereka. Bagi yang belum dapat saya minta untuk bersabar, secara bertahap kita berikan kepada masyarakat Situbondo Insya Allah seperti itu,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Pemkab Situbondo mengajak masyarakat dalam pemberantasan peredaran rokok ilegal di Kota Santri Pancasila. Sebab keberadaannya jelas merugikan negara, karena tidak ada pemasukan dari sektor cukai. Sehingga berdampak terhadap penerimaan pemerintah daerah dari DBHCHT.

Sekedar informasi DBHCHT Pemkab Situbondo tahun 2022 sebesar Rp55.748.515.000. Yang dikelola oleh beberapa OPD. Di antaranya Dinsos, Diskoperindag, Disnaker, Dispertangan, Dishub, dan Dinas PUPP, Satpol PP, RSUD dr Abdoer Rahem, RSUD Besuki, serta RSUD Asembagus.

Dana jumbo tersebut digunakan untuk pembangian BLT, pelatihan kerja, pembagian pupuk urea gratis kepada petani, pemasangan PJU, pembangunan RTLH, progam Tolop (tutup lubang -red), pembangunan jamban keluarga, progam sehat gratis (Sehati), penurunan angka stunting, pengadaan alat kesehatan (Alkes), rehap gedung rumah sakit, sosialisasi tentang cukai dan operasi pasar rokok ilegal. (ADV/BET)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait