Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda Turun langsung untuk Gotong Royong di Rusun 24 Ilir

oleh -118 views

PALEMBANG, BeritaLima. Com – Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda secara langsung mengawasi pembersihan sampah di drainase di Rumah Susun, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Rabu (7/11/2018).

Sampah menumpuk. Mayoritas sampah rumah tangga, terutama plastik. Petugas akhirnya bisa mengangkut sampah tersebut. Diperkirakan, ada 6 mobil bak sampah yang terangkut.


Wakil walikota Fitrianti Agustinda mengatakan, tempat ini pernah dibersihkan saat gotong royong sekitar dua bulan lalu. Tapi, sekarang sampah kembali bertumpuk. Kalau perilaku masyarakat seperti ini, masih membuang sampah sembarangan, tidak akan membuat lingkungan bersih.

Wakil walikota Fitrianti ini bahkan rela menunggu cukup lama, agar sampah sampah yang dibersihkan dari drainase tersebut tuntas terangkut ke mobil sampah.

Fitrianti akan megawasi bekerjanya Harus sampai tuntas. Nanti kita sediakan kotak sampah untuk masyarakat setempat.” ujar Fitrianti.

Kedepan. Pemkot Palembang akan mengadakan sayembara. Bagi warga yang bisa mengambil foto orang atau oknum yang membuang sampah sembarangan. akan diberi hadiah. Adapun foto oknum tersebut akan diupload di media sosial. Ini. dimaksudkan untuk memberi efekjera, pelajaran. Agar jangan lagi membuang sampah sembarangan.

Wakil walikota Fitrianti Agustinda menambahkan. Pemkot Palembang juga merevisi perwali soal sanksi bagi pembuang sampah sembarangan. Yakni denda Rp250. 000. Atau kurungan badan selama tiga hari.

“Sekarang perwalinya sedang direvisi, dan Insya Allah tahun depan sudah bisa kita terapkan,” katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang. Faizal AR. menyebutkan. pihaknya sudah rutin membersihkan sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di 24 Ilir ini, bahkan setiap dua kali sehari sampah diangkut dari tempat ini.

“Kami mohon dukungan masyarakat. Karena persoalan sampah ini juga bukan tanggung jawab pemerintah saja. Kerja sama masyarakat sangat dibutuhkan. Begitu juga kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan.” katanya.

“Sekarang sudah kita bersihkan dan kita pasang pot bungga, semoga masyarat bisa menjaga kebersihan ini.
( Nn )