Albert Hama: Aksi Joget Pejabat Halmahera Barat, Melukai Hati Masyarakat

  • Whatsapp

JAILOLO, beritaLima.com || Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Halmahera Barat Albert Hama menyesalkan aksi joget pejabat Halmahera Barat, khususnya Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah(BPKD) Sonya Mail. Melalui video yang beredar, Sonya Mail tampak menari mengikuti irama lagu dan berjalan kaki di sepanjang jalan bersama banyak masyarakat. Hal tersebut menurut Albert ironis dan tidak sensitif di tengah kondisi tata kelola keuangan daerah yang bobrok sehingga banyak program dan agenda Pemerintah tidak berjalan akibat kekosongan khas daerah.

“Iya, terkait video tersebut yang sudah beredar luas dan mendapat kritikan banyak masyarakat, tentu memang kurang patut, tidak sensitif di tengah kondisi keuangan daerah yang tidak sehat yang justru menjadi tanggung jawab yang bersangkutan. Jika tugas utama terbengkalai yang membuat rakyat susah karena keuangan daerah tidak ada, lalu kita malah happy-happy, senang-senang, itu tidak tepat,” ungkap Albert menjawab pertanyaan wartawan, Rabu (3/1).

Kata Albert, tata kelola kondisi keuangan daerah saat ini memang sedang bermasalah yang menyebabkan pembiayaan program jadi terbengkalai. Dia menyebut misalnya berbagai hak Aparatur Sipil Negara (ASN), para non-ASN dari Sekertariat, serta Perijinan, Penyuluh, Tenaga Kesehatan, para Dokter dan lain-lain, yang mana jumlah secara total mencapai ratusan juta dan, sudah dianggarkan dalam APBD belum direalisasikan dengan alasan kekosongan Kas Daerah.

Bukan hanya itu kebutuhan panti asuhan Permata Hati, Desa Acango, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, juga terbengkalai karena tidak kunjung cairnya bantuan dana hibah dari Pemda. Berdasarkan hasil kunjungan dia ke panti Asuhan Permata Hati, kondisinya memperihatinkan karena panti mengalami kekurangan makanan dan minuman.

“Maka sungguh sangat disayangkan, saat masyarakat susah makan dan minum, lalu pejabatnya senang-senang. Itu sesuatu yang tidak patut dan pantas dievaluasi. Kami dorong agar pejabat terkait di bidang keuangan daerah ini harus dievaluasi karena tidak mampu mengatur keuangan daerah dengan baik,” pungkas Albert.

beritalima.com

Pos terkait