Bupati Touna Target Percepatan Pembangunan Daerah di Periode ke Dua

  • Whatsapp

Ampana, beritalima.com | Bupati Kabuoaten Tojo Una-una Mohammad Lahay menyampaikan Pidato pertama disidang Paripurna DPRD Kabupaten Tojo Una-una yang digelar Rabu, (5/5/2021) dirumah sidang Utama .

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Mahmud Lahay didampingi Wakil Ketua Gusnar A Suleman dan Salim Makaruru serta di Hadir Bupati Mohammad Lahay dan Wakil Bupati Ilham Lawidu.

Bupati Touna Mohammad Lahay menyampaikan sekilas gambaran potret tentang kepemimpinan bupati dan wakil bupati selama 5 tahun pada periode 2016-2021.

” yang kita tahu, kita rasakan dan kita pahami bersama bahwa waktu aktifnya hanya 3 tahun dalam kondisi normal sisanya kita dihadapkan dengan wabah pandemi covid-19 siang hingga hari ini belum menunjukkan tanda-tanda kapan akan berakhir.” Kata Mohammad Lahay.

Meskipun demikian banyak hal yang sudah kita capai pemerintah daerah fokus dan telah mampu memenuhi hak-hak dasar masyarakat yang berkeadilan dengan 5 indikator makro Pembangunan Daerah yaitu,

1. Menurunnya angka kemiskinan daerah di mana pada tahun 2016 angkanya mencapai 18,56 persen menjadi 16,39 persen pada tahun 2020 atau terjadi penurunan sebesar 2, 17 persen.

2. Pertumbuhan ekonomi daerah yang diindikasikan dengan pertumbuhan PDRB pada tahun 2016 sebesar 5,16 persen menjadi 5,70 persen pada tahun 2019, namun pada tahun 2020 terjadi penurunan yang signifikan hampir di seluruh kabupaten kota di Sulawesi Tengah yang diakibatkan adanya pandemi covid-19 yaitu – 3,21 persen.

3. Indeks pembangunan manusia IPM terus mengalami peningkatan dalam 5 tahun terakhir 2016-2020 di mana pada tahun 2016 angka IPM kita pada posisi 62,27 poin mengalami peningkatan menjadi 64,59 persen poin pada tahun 2020 dan dan tingkat pengangguran terbuka TPT tahun 2016 berada pada posisi 3,62 persen turun menjadi 2,84 persen tahun 2020.

“Semua capaian tersebut tidak terlepas dari kerjasama kolaborasi dan dukungan Bapak Ibu pemimpin dan anggota DPR yang terhormat beserta seluruh lapisan masyarakat pada umumnya yang telah melahirkan kebijakan daerah melalui program prioritas pembangunan telah memberi kontribusi yang cukup signifikan dalam pencapaian indikator makro daerah,”kata Bupati Touna.

Bupati katakan, dibalik capaian keberhasilan pembangunan daerah tersebut kami menyadari dan jujur mengatakan bahwa juga masih terdapat berbagai permasalahan dan tantangan yang perlu dibenahi bersama khususnya periode masa jabatan kedua 2021-2024.

” indikator makro Pembangunan Daerah harus dapat ditingkatkan bahkan melebihi capaian indikator makro pembangunan Kabupaten Kota khususnya di Provinsi Sulawesi Tengah serta setara dengan kabupaten/kota lainnya di Indonesia.” Ucapa Mohammad Lahay.

Pada periode kepemimpinan kami yang kedua 2021-2024 tantangan Pembangunan Daerah periode perencanaan 2021-2026 kami telah merumuskan nya ke dalam enam ISSU strategis yaitu.

1. Status Kabupaten tertinggal dan angka presentasi kemiskinan tertinggi.

2. Kemampuan fiskal yang terindah dalam membiayai percepatan pembangunan daerah

3. Aksebilitas wilayah sulit dan ketimpangan infrastruktur antara wilayah kepulauan dan daratan.

4. Kualitas sumber daya manusia dan daya saing yang rendah.

5. Belum optimal pengelolaan sektor unggulan khususnya pertanian perikanan Kelautan dan pariwisata

6. Belum optimal layanan publik pemerintahan daerah.

Menjawab tantangan tersebut maka pada periode kedua ini kita memiliki visi yaitu terwujudnya Kabupaten tangguh maju dan sejahtera dengan misi mewujudkan masyarakat yang terentaskan dari kemiskinan tangguh bencana dan sadar lingkungan, wujudkan pembangunan infrastruktur wilayah yang maju dan keluar dari status Daerah tertinggal, memantapkan trisula pembangunan ekonomi bertumpu pada sektor pertanian perikanan Kelautan dan pariwisata yang berkelanjutan, meningkatkan sumber daya manusia berdaya saing bertumpu pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan yang berkeadilan, mewujudkan aparatur dan sistem pemerintahan daerah yang profesional untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis smart governance.

“Oleh karena itu saya bersama Bapak wakil bupati dan jajaran Pemerintah Kabupaten touna akan bekerja lebih keras dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat amanah yang telah diletakkan kembali di pundak kami akan segera kami jalankan tantangan kedepan tentu lebih berat roda pembangunan harus dipacu sekencang mungkin aral dan rintangan sudah pasti menanti tetapi Kami yakin dengan kebersamaan dari kita semua setan tetap pada prinsip ikhlas jujur sungguh-sungguh pasti bisa kita lewati dengan baik,” Terangnya .(HW)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait