Jakarta, beritalima.com|- Saat menghadiri Malam Renungan Suci untuk Perdamaian Dunia bertema “A Sacred Night for World Peace and Global Harmony” digelar Gerakan Masyarakat Sanathana Dharma Nusantara di Monumen Nasional (Monas), Jakarta (18/), Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung serukan pesan persamaian dan keharmonisan.
Pramono mengatakan, komitmen Jakarta sebagai kota global menjunjung tinggi harmoni dalam keberagaman. Ia menjelaskan, pemerintah daerah terus berupaya memperkuat persatuan melalui dukungan terhadap berbagai kegiatan lintas agama dan budaya.
“Sebagai kota global, Jakarta memiliki tanggung jawab untuk menjadi teladan, merawat harmoni di tengah keberagaman. Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk terus memperkuat persatuan, serta mendukung berbagai kegiatan lintas agama, budaya sebagai wujud nyata kebersamaan itu,” ucapnya dihadapan sekitar 3.500 peserta lintas agama dan etnis, didominasi umat Hindu, Buddha, Konghucu, serta penganut aliran kepercayaan.
Pada kesempatan itu, Pramono menyampaikan apresiasi kepada Gema Sadhana atas acara yang dinilai menjadi ruang kebersamaan lintas iman yang sarat makna. Ia menekankan pentingnya refleksi doa dan penguatan nilai kemanusiaan, terutama di tengah kondisi dunia yang menurutnya sedang menghadapi berbagai tantangan dan ketidakpastian.
Pramono menyampaikan, terpenting bukanlah jumlah peserta yang hadir, melainkan pesan kuat bahwa keberagaman bukan untuk dipertajam, melainkan dirawat sebagai kekuatan bersama.
“Kedamaian sejati tidak selalu lahir dari forum besar berskala internasional, melainkan dari dalam diri setiap individu. Sikap saling menghormati, kemampuan menerima perbedaan, serta komitmen hidup berdampingan sebagai fondasi utama dalam menciptakan harmoni di tengah keberagaman,” paparnya.
Dalam kesempatan itu, Pramono mengangkat nilai-nilai ajaran seperti Ahimsa dalam Hindu yang menekankan pentingnya tidak menyakiti dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan. Ia juga mengaitkannya dengan konsep Tri Hita Karana serta nilai dalam Islam seperti habluminallah dan habluminannas. “Ketika ketiga hubungan itu terjaga dengan baik, maka harmoni akan terwujud. Dan dari harmoni itulah kedamaian akan tumbuh secara berkelanjutan,” terangnya.
Ketua Umum Gema Sadhana AS Kobalen sangat berterima kasih dan bangga kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas dukungan terhadap kegiatan tersebut. “Saya berharap semangat perdamaian yang digaungkan dari Monas dapat menjadi pesan moral menjangkau dunia internasionak, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga harmoni dan persatuan,” ungkapnya.
Jurnalis: abri/rendy/bj








