Di Perbatasan Miangas, Presiden Siapkan Desa Nelayan Modern

  • Whatsapp

Miangas, beritalima.com| – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencana pembangunan desa nelayan sebagai bagian dari program penguatan kesejahteraan masyarakat pesisir dan nelayan di wilayah terdepan sekaligus perbatasan Indonesia, saat menyapa masyarakat Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara (9/5).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden mengatakan pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan akan mulai membangun desa nelayan di Miangas dalam waktu dekat, seperti mendirikan fasilitas pendukung aktivitas nelayan, mulai dari gudang pendingin hingga stasiun pengisian bahan bakar khusus nelayan.

“Hari ini kita memberi bantuan satu kapal, berapa besarnya? 15 gross ton. Besar juga, luar biasa itu. Awak kapalnya berapa? Lima orang? 15 GT tapi juga rencana beliau akan bangun, akan kita bangun desa nelayan khusus,” ujarnya.

Desa nelayan yang berbatasan dengan negara tetangga Filipina tersebut, nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas untuk mendukung produktivitas nelayan di Miangas. Pemerintah ingin memastikan hasil tangkapan masyarakat dapat tersimpan dengan baik dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

“Di desa nelayan nanti akan ada pembuat es supaya semua nelayan punya es. Kemudian akan ada gudang pendingin, cold storage. Juga akan ada tempat SPBU nelayan, solar khusus untuk nelayan,” janjinya.

Menurut Presiden, pembangunan desa nelayan di Miangas merupakan bagian dari program nasional pemerintah untuk memperbaiki kondisi nelayan di berbagai daerah. Pemerintah menargetkan peresmian ribuan desa nelayan di seluruh Indonesia pada akhir tahun ini.

“Kita akan besar-besaran perbaiki kondisi nelayan seluruh Indonesia, akan kita perbaiki mulai tahun ini. Jadi tahun ini, tahun ini bulan Desember akan kita resmikan 1.386 desa nelayan seluruh Indonesia. Mudah-mudahan ada satu desa nelayan di sini dalam waktu yang tidak lama lagi,” tuturnya.

Presiden optimistis keberadaan bandara di Miangas akan membantu pemasaran hasil perikanan masyarakat ke daerah lain. Dengan dukungan infrastruktur dan fasilitas pendukung yang lebih baik, Presiden berharap kesejahteraan masyarakat pesisir di Miangas dapat terus meningkat.

“Saudara akan punya desa nelayan yang cukup bagus ya. Sudah ada lapangan terbang, mungkin hasil ikannya bisa kita pasarkan biar penghasilannya tambah,” paparnya. Pembangunan desa nelayan modern di Miangas sekaligus menunjukkan perhatian pemerintah terhadap wilayah perbatasan sebagai bagian penting dari kekuatan ekonomi dan kedaulatan nasional.

Tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, program tersebut juga diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru, memperkuat ketahanan pangan laut, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pulau-pulau terdepan Indonesia.

Jurnalis: abri/dedy/setneg

beritalima.com
beritalima.com

Pos terkait