BANYUWANGI, beritalima.com – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) terus menjadi perhatian berbagai kalangan, termasuk di Banyuwangi. Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap teknologi digital modern, Rumah Aspirasi Sonny T. Danaparamita menggelar pelatihan AI di Rumah Aspirasi GARASI Banyuwangi, Sabtu (09/06/26).
Pelatihan tersebut menghadirkan Hendrik Tsubasa, salah satu admin komunitas digital Yuk Banyuwangi, sebagai pemateri utama. Kegiatan ini diikuti para relawan STD guna memperkuat literasi digital sekaligus memahami pemanfaatan teknologi AI secara positif dan produktif.
Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, turut hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perkembangan AI saat ini telah membawa perubahan besar di berbagai sektor, terutama dalam dunia digital dan pengembangan sumber daya manusia.
“Perkembangan AI tidak bisa dihindari dan sudah menjadi bagian penting dalam dunia digital saat ini. Karena itu, generasi muda maupun para relawan perlu memahami dan memanfaatkan teknologi ini secara bijak serta produktif,” ujar Sonny.
Pada sesi materi, Hendrik Tsubasa menjelaskan berbagai platform AI yang kini banyak digunakan masyarakat. Menurutnya, setiap aplikasi memiliki fungsi berbeda sesuai kebutuhan pengguna.
Ia menyebut platform seperti ChatGPT, Google Gemini, hingga Claude dapat dimanfaatkan untuk membuat konten, mencari ide kreatif, membantu pekerjaan administrasi, serta meningkatkan produktivitas digital sehari-hari.
“AI bukan untuk menggantikan manusia, tetapi menjadi alat bantu agar pekerjaan lebih cepat dan efisien jika digunakan dengan tepat,” jelas Hendrik di hadapan peserta.
Pelatihan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan praktik langsung penggunaan teknologi AI. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap materi yang diberikan selama kegiatan berlangsung. (*)






