beritalima.com

Dinas Kominfo Bondowoso Dorong Pemdes Pemanfaatan Website Desa

  • Whatsapp

BONDOWOSO, beritalima.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bondowoso, mendorong semua desa memanfaatkan website desa, untuk ketahanan informasi, di tengah era digital ini.
Untuk menyukseskan itu, Kominfo Bondowoso melakukan sosialisasi kepada sejumlah pemerintah desa, di Shababina 1, Kamis (17/9/2020).


Berdasarkan data Kominfo Bondowoso, sosialisasi tahun ini merupakan tahap ketiga. Diikuti oleh 58 desa, dari 13 kecamatan.
Adapun untuk tahap pertama dan kedua, berlangsung Tahun 2018 dan 2019. Tahap pertama diikuti oleh 70 desa, dan tahap kedua diikuti 83 desa.

Bacaan Lainnya


Sekretaris Kominfo Bondowoso, Dwi Wahjudi mengatakan, bahwa semua desa di Bondowoso sudah mempunyai website.
Namun pemanfaatannya saja kurang maksimal. “Harapan kami 200 desa di Tahun 2020 ini, tercover semua jaringan,” harapnya.


Menurutnya, website desa bisa dijadikan media untuk menginformasikan pembangunan di desa. Mengekspos produk unggulan desa. Apalagi saat ini suda era digital.
“Kalau dimaksimalkan dengan baik, website ini bisa untuk mempromosikan desa,” jelas mantan Camat Tamanan tersebut saat dikonfirmasi.


Menurutnya, pemeritah pusat juga menggalakan Desa Digital. Dalam hal ini ia berkerja sama dengan Bapemas. Yakni beriringan untuk membangun desa dari sisi IT-nya. “Kominfo membangun websitenya, Bapemas fokus di desa sigitalnya,” imbuhnya.


Tak hanya itu, kegiatan ini juga dibantu pihak ketiga. Salah satunya perguruan tinggi. Bahkan setelah ini, ada program lanjutan untuk pelatihan pengelolaan website. “Operator yang akan kami bimtek,” terangnya.


Dijelaskannya juga, website yang dibuatkan Kominfo nantinya bisa dikembangkan sendiri oleh desa. “Apapun melalui DD bisa. Asalkan program itu baik dan bermanfaat, serta bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ucapnya.


Sementara untuk pemanfaatan website desa di area blank spot (tak ada signal), sudah hampir tercover semua. Dimana Kominfo Bondowoso membangun tower. “Ya hampir 98 persen lah. Walau tidak semua. Kami upayakan tetap ke sana,” tegasnya. (*/Rois) 

beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait