Surabaya, beritalima.com | Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan bantuan berupa hibah untuk rehabilitasi Polsek Tegalsari yang mengalami kerusakan akibat insiden pembakaran saat aksi unjuk rasa pada akhir Agustus 2025. Dukungan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keberlangsungan pelayanan publik, khususnya dalam bidang keamanan.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan bahwa perbaikan Polsek Tegalsari berencana dilaksanakan pada tahun 2026. Ia menegaskan, pemberian hibah menjadi bagian dari komitmen Pemkot Surabaya dalam menjaga keberlangsungan layanan publik, khususnya di sektor keamanan.
“Insyaallah kita akan membantu di tahun 2026 ini terkait dengan Polsek Tegalsari. Ketika kemarin ada musibah itu, maka kita berikan hibah untuk pembangunan,” kata Wali Kota Eri, Rabu (15/4/2026).
Menurut dia, keberadaan kantor kepolisian memiliki peran vital dalam menunjang kebutuhan masyarakat akan rasa aman. Oleh karena itu, rehabilitasi Polsek Tegalsari dinilai penting agar pelayanan kepada warga dapat kembali berjalan optimal.
“Karena itu pelayanan publik di Kota Surabaya. Bagaimana warga ini membutuhkan pelayanan keamanan dari kepolisian dan pelayanan-pelayanan publik lainnya,” ujarnya.
Terkait proses rehabilitasi, Wali Kota Eri menjelaskan bahwa saat ini tahapan pengerjaan telah memasuki proses lelang. Ia memastikan, pembangunan akan segera berjalan setelah proses tersebut rampung. “Insyaallah sudah dijalankan, masih proses lelang,” ungkapnya.
Selain Polsek Tegalsari, Pemkot Surabaya juga memberikan dukungan rehabilitasi untuk Asrama Koblen yang berlokasi di Jalan Koblen. Perbaikan ini dilakukan untuk menunjang kebutuhan hunian bagi personel kepolisian agar dapat tinggal lebih dekat dengan lokasi tugas, sehingga mendukung respons yang lebih cepat.
“Kita membantu rehabnya. Sehingga dengan bantuan rehab itu (Asrama Koblen) bisa ditempati oleh anggota Polrestabes Surabaya,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Polsek Tegalsari yang berada di Jalan Basuki Rahmat mengalami kebakaran saat kerusuhan massa pada akhir Agustus 2025. Pasca-insiden tersebut, operasional sementara dipindahkan ke Jalan Tanggulangin, Kelurahan Keputran, Surabaya, sembari menunggu proses rehabilitasi selesai. (*)







