SAMPANG, Beritalima.com | Kepedulian Pemerintah Desa Baturasang, Kecamatan Tambelangan, kembali ditunjukkan melalui penyaluran bantuan sembako kepada warga kurang mampu yang selama ini belum pernah tersentuh bantuan sosial.
Warga tersebut adalah Muslimah, perempuan sebatang kara asal Dusun Kebun, yang telah lama menjalani hidup dalam keterbatasan tanpa pendamping. Sejak kedua orang tuanya meninggal dunia, Muslimah yang tidak pernah menikah harus berjuang sendiri memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Dalam kesehariannya, ia hanya mengandalkan bantuan dari tetangga sekitar serta uluran tangan keluarga yang terbatas. Kondisi memprihatinkan tersebut akhirnya diketahui pemerintah desa setelah adanya laporan warga serta pemberitaan media online.
Menindaklanjuti informasi tersebut, perangkat desa bersama anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) langsung turun ke lapangan untuk memastikan kondisi yang bersangkutan. Hasilnya, diketahui bahwa Muslimah belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan belum pernah terdaftar sebagai penerima bantuan sosial, baik dari pemerintah pusat maupun daerah.
“Kami merasa terpanggil setelah mengetahui kondisi Ibu Muslimah. Selama ini beliau belum pernah mendapatkan bantuan, sehingga kami segera bergerak untuk membantu meringankan beban hidupnya,” ujar perwakilan pemerintah desa saat menyerahkan bantuan.
Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mie instan, dan bahan pangan lainnya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Tidak berhenti di situ, pemerintah desa juga berkomitmen untuk melakukan pendataan ulang agar Muslimah dapat masuk dalam daftar penerima bantuan sosial secara berkelanjutan.
“Kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait agar beliau bisa mendapatkan bantuan secara rutin ke depannya,” tambahnya.
Langkah cepat pemerintah desa ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Warga berharap kejadian serupa tidak terulang, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang luput dari perhatian, terutama mereka yang hidup dalam kondisi serba kekurangan.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya peran aktif masyarakat dalam melaporkan kondisi warga yang membutuhkan, agar bantuan dapat tersalurkan secara merata dan tepat sasaran. (FA)








