Bogor, beritalima.com|- Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI Putra Nababank e Bogor (Jawa Barat) mengatakan, Indonesia salah satu negara yang aman di kancah internasional saat kawasan Timur Tengah (Timteng), sehingga mengajak Kementerian Pariwisata (Kemenpar) lebih kreatif agar wisatawan datang.
Putra mendorong Kemenpar lebih kreatif menyiapkan insentif bagi wisatawan asing demi memenangkan “perang pariwisata” pasca-pandemi. Ia menilai Indonesia memiliki keunggulan sebagai negara yang aman dari situasi geopolitik dunia saat ini, sehingga kemudahan pelayanan bagi turis harus ditingkatkan.
“Indonesia harus mengambil keuntungan, karena salah satu tempat yang aman dari geopolitik itu adalah Indonesia. Pariwisata di sini harus masuk. Makanya tadi saya dorong Kementerian Pariwisata, ayo dong keluarkan pikiran-pikiran kreatif, ajak kolaborasi kementerian yang lain, dorong supaya ada keberpihakan terhadap pariwisata Indonesia,” tegasnyaPi.
Komisi VII DPR RI komit terus mengawal pengembangan sektor pariwisata di Indonesia. Sebab pariwisata, ucapnya, tak hanya menjadi sumber devisa negara, namun juga bisa menciptakan lapangan kerja, memperkuat ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.
Hal lain disorot Putra, yakni mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk segera melakukan terobosan demi mempermudah akses menuju kawasan wisata nasional di Bogor, seperti kendala klasik lalu lintas menuju wilayah Cisarua dinilai menghambat kenyamanan wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri.
“Terkait dengan lalu lintas, memang kita merasakan bahwa buka-tutup ini juga masih sudah terlalu jadul (jaman dulu) dan kurang akomodatif. Saya sejak dulu sudah mengikuti buka-tutup di jam segini dan jam segini, mungkin harus ditemukan rute lain. Jalan lain menuju ke lokasi pariwisata ini,” ujar Putra kepada awak media di Taman Safari Indonesia, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (13/4).
Putra memuji keberhasilan Taman Safari yang memberdayakan potensi lokal. Ia mencatat operasional destinasi ini telah memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga sekitar melalui penyerapan tenaga kerja yang signifikan.
“Kita berdialog dengan pimpinan dari Taman Safari terkait dengan pengembangan UMKM yang ada di sekitar, terus pelibatan masyarakat lokal, dan juga bagaimana mereka bisa menyerap 70-80% karyawan dari masyarakat yang ada di sekitar Taman Safari ini. Ini menjadi kabar baik di mana kita berharap bahwa apa yang dilakukan Taman Safari ini bisa menjadi model di beberapa tempat lainnya,” ceritanya.
Jurnalis: abri/rendy








