Lima Jam Dialog, Indonesia-Rusia Sepakati Penguatan Kerja Sama ESDM dan Pengembangan Industri

  • Whatsapp
Lima jam dialog, Indonesia-Rusia sepakati penguatan kerja sama ESDM dan pengembangan industri (foto: setpres)

Moskow, beritalima.com|- Dalam lima jam pertemuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto saat berkunjung di Istana Kremlin, Moskow (13/4) dengan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin, sepakati penguatan kerjasama sektor energi sumber daya mineral (ESDM) dan pengembangan industri.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan, pertemuan kedua pemimpin berlangsung selama lima jam. Diawali dua jam pertemuan bilateral, dilanjutkan tiga jam pertemuan empat mata antara kedua pemimpin. .

“Disepakati beberapa poin, antara lain kerja sama di sektor ESDM jangka panjang, termasuk ketahanan energi migas dan hilirisasi,” jelas Seskab dalam keterangan tertulisnya (14/1). Lainnya, tambah Seskab, komitmen untuk melanjutkan dan memperluas kerja sama di berbagai bidang yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap pembangunan nasional.

“Keberlanjutan beberapa kerja sama di bidang pendidikan riset teknologi, bidang pertanian, dan bidang investasi di berbagai sektor terutama pembangunan industri di Indonesia,” tuturnya. Dan, Teddy menekankan, Rusia memiliki posisi sangat strategis dalam percaturan internasional, sehingga kemitraan dengan Indonesia menjadi semakin relevan dan penting.

“Kita ketahui bahwa posisi Rusia sangat strategis di dunia global, selain sebagai salah satu negara pemegang hak veto PBB dan pendiri BRICS,” kisahnya. Menurut Seskab, Rusia juga merupakan salah satu kekuatan besar dunia dengan potensi sumber daya alam yang sangat besar, yang dapat menjadi mitra penting bagi Indonesia dalam mendorong pembangunan jangka panjang.

Seskab menjelaskan bahwa pertemuan ini juga menunjukkan intensitas hubungan bilateral yang semakin erat antara kedua pemimpin dalam satu tahun terakhir. “Presiden Prabowo dan Presiden Putin tercatat terakhir kali bertemu pada bulan Desember lalu di Moskow dan sudah lima kali bertemu di berbagai kesempatan dalam satu tahun terakhir,” ungkapnya.

Jurnalis: abri/dedy/setneg

beritalima.com
beritalima.com

Pos terkait