Ketua DPRD Provinsi Sumsel Andie Dinialdie SE, MM. Menghadiri Acara Puncak HUT PT. Bukit Asam

  • Whatsapp

MUARA ENIM, BeritaLima.Com
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 PT Bukit Asam yang digelar di lapangan gedung utama perusahaan di Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Jumat malam (10/04/2026).

Perayaan tersebut menjadi momentum penting bagi perusahaan energi nasional itu untuk memperkuat komitmen dalam menghadapi tantangan industri pertambangan di masa mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Andie Dinialdie menyampaikan ucapan selamat atas perjalanan panjang PT Bukit Asam yang telah mencapai usia 45 tahun. Ia berharap perusahaan tersebut terus menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan sekaligus mampu beradaptasi dengan dinamika industri energi yang terus berkembang ucapnya.

“Menurutnya, keberadaan PT Bukit Asam memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di wilayah Sumatera Selatan yang dikenal sebagai salah satu pusat energi nasional.

Selain Ketua DPRD Sumsel, acara tersebut juga dihadiri Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Selatan, Bupati Muara Enim, jajaran Forkopimda Kabupaten Muara Enim, Wakil Bupati Lahat, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Hadir pula jajaran direksi dan komisaris PT Bukit Asam yang turut memeriahkan perayaan tersebut.

“Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan dukungan penuh pemerintah provinsi terhadap upaya PT Bukit Asam Tbk untuk meningkatkan kapasitas produksi batu bara hingga mencapai 100 juta ton dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun ke depan.

Ia menyebutkan bahwa saat ini produksi batu bara PT Bukit Asam masih berada di kisaran 50 juta ton per tahun. Untuk mencapai target peningkatan produksi yang signifikan tersebut, diperlukan dukungan berbagai pihak, terutama dalam hal penguatan infrastruktur transportasi.

“Saya minta PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan dukungan dan keleluasaan agar PTBA dapat terus didorong. Hal ini penting untuk meningkatkan kapasitas angkut dan mendukung pencapaian target 100 juta ton batu bara,” ujar Herman Deru.

Gubernur Herman Deru juga menyoroti salah satu kendala utama yang dihadapi dalam distribusi batu bara, yakni masih adanya perlintasan sebidang yang menghambat kelancaran operasional kereta api batu bara rangkaian panjang atau babaranjang.

Menurutnya, pembangunan flyover di sejumlah titik perlintasan menjadi solusi strategis untuk meningkatkan kelancaran distribusi batu bara sekaligus meminimalkan potensi kemacetan dan risiko kecelakaan.

Selain itu, ia turut menyinggung Proyek Strategis Nasional (PSN) di kawasan Keramasan, Kota Palembang, yang bertujuan meningkatkan kapasitas angkut batu bara sekaligus mengurangi ketergantungan pada jalur transportasi darat.

Ia mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara PT Bukit Asam Tbk, PT Kereta Api Indonesia (Persero), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mendukung pengembangan sektor energi di wilayah tersebut.

Selain fokus pada peningkatan kapasitas produksi, Herman Deru juga memberikan apresiasi terhadap komitmen PT Bukit Asam Tbk dalam menjaga kelestarian lingkungan di wilayah operasionalnya.

Ia menilai perusahaan tersebut telah menunjukkan konsistensi dalam melakukan reklamasi lahan pascatambang serta menjaga keseimbangan ekosistem di sekitarnya.

“Saya sebagai pemimpin di provinsi ini sangat memahami rekam jejak PTBA dalam pelestarian lingkungan. Ini harus menjadi role model bagi seluruh pemegang IUP, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru juga menekankan bahwa peringatan HUT ke-45 PT Bukit Asam Tbk bukan hanya sebagai ajang perayaan semata, tetapi juga sebagai momentum untuk melakukan introspeksi serta merancang langkah strategis ke depan.

Menurutnya, perusahaan perlu terus mengevaluasi capaian yang telah diraih sekaligus mempersiapkan strategi jangka panjang untuk menghadapi perubahan global di sektor energi.

“Momentum ini menjadi waktu yang tepat untuk melihat apa yang sudah dilakukan, apa yang sedang dijalankan, serta merencanakan langkah ke depan,” katanya.
( Lin)

beritalima.com
beritalima.com

Pos terkait