Lewat Halal Bihalal, HIPMI Sidoarjo Ubah Silaturahmi Menjadi Strategi Kolaborasi Konkret untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

  • Whatsapp

SIDOARJO, beritalima.com | Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sidoarjo memanfaatkan momentum Halal Bihalal bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini diarahkan sebagai ruang temu gagasan antara pengusaha, pemerintah, dan akademisi dalam merumuskan solusi nyata bagi tantangan ekonomi daerah.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana, Ketua DPRD kabupaten Sidoarjo Abdillah Nasih, Kasat Intelkam mewakili Kapolresta Sidoarjo, Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo Zaidar Rasepta, serta Komandan Kodim Sidoarjo Kolonel Czi Shobirin Setio Utomo.

Hadir pula jajaran dewan pembina, penasihat HIPMI, hingga para rektor perguruan tinggi se-Kabupaten Sidoarjo.

Ketua Panitia, Irmawati Subagio, yang juga sebagai Ketua Bidang II Keuangan, Perbankan dan Perencanaan Pembangunan BPC HIPMI Sidoarjo, menegaskan bahwa pendekatan kolaboratif menjadi kunci dalam menjawab dinamika ekonomi yang semakin kompleks.

“Silaturahmi yang terbangun hari ini harus melahirkan kepercayaan, dan dari kepercayaan itu kita dorong menjadi kolaborasi yang konkret serta berdampak. Inilah esensi dari tema Reconnect & Grow, bagaimana hubungan yang terjalin dapat berkembang menjadi kekuatan bersama,” ujarnya.

Melalui forum ini, HIPMI Sidoarjo berupaya memposisikan diri sebagai penghubung strategis antar pemangku kepentingan, termasuk dalam mendorong program link and match antara dunia pendidikan dan dunia usaha, serta memperkuat peran UMKM dalam ekosistem industri.

Ketua Umum BPC HIPMI Sidoarjo, Muh Zakaria Dimas Pratama, menambahkan bahwa tantangan ekonomi ke depan tidak hanya berbicara tentang pertumbuhan, tetapi juga kualitas dan pemerataan.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi kebutuhan, bukan pilihan. Pengusaha muda harus mampu mengambil peran sebagai motor penggerak, sekaligus jembatan yang menghubungkan berbagai kepentingan menuju tujuan bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, memberikan apresiasi atas peran HIPMI sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Ia menilai kolaborasi dengan pengusaha muda menjadi kunci dalam menghadapi tantangan tingginya angkatan kerja di daerah.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan pengusaha muda yang adaptif dan inovatif sangat dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ungkapnya.

Sebagai penutup, ia berharap momentum ini mampu memperkuat komitmen bersama dalam membangun kolaborasi yang berkelanjutan demi kemajuan ekonomi Kabupaten Sidoarjo yang lebih tangguh dan inklusif.

Dengan menghadirkan unsur Forkopimda, akademisi, dan pelaku usaha dalam satu forum, HIPMI Sidoarjo berharap sinergi yang terbangun tidak berhenti pada seremoni, melainkan berlanjut dalam bentuk kerja sama nyata yang mampu memperkuat daya saing, memperluas akses pasar, serta mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Sidoarjo.(Yul)

beritalima.com
beritalima.com

Pos terkait