Luput dari Perhatian Pemerintah dan Gudang PR Raksasa di Desa Blumbungan Pamekasan Menyimpan Misteri Jalan Rusak dan Berlubang!

  • Whatsapp

PAMEKASAN, Beritalima.com- Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura, dikenal sebagai desa industri rokok lokal, yang mana banyak berjejer gudang Perusahaan Rokok(PR) raksasa.

Namun sayangnya akses jalan menuju ke poros desa sangat miris dan terbilang memperihatinkan. Hal ini membuat desa Blumbungan menjadi perhatian serius bagi kalangan pemudanya.

Bacaan Lainnya

Utamanya akses jalan alternatif di dusun Bantar timur menuju Kampung Berruh, Blumbungan, terbilang hampir tak tersentuh oleh pihak pemerintah desa.

Hal ini diungkapkan langsung oleh salah satu pemuda setempat Lutfhiadi, yang mempunyai inisiatif mengajak para warga setempat untuk memperbaiki jalan secara swadaya.

“Sangat miris sekali ketika saya sebagai pemuda Desa Blumbungan melihat kondisi jalan rusak penuh dengan lubang sepanjang 2 Kilometer, luput dari perhatian serius pemerintah desa maupun pemerintah daerah,”ungkap kepada media ini. Kamis(07/05/2027), pagi.

Menurut Lutfi sapaan akrabnya menuturkan, bahwa akses poros Desa Blumbungan itu sudah bertahun -tahun tak tersentuh oleh program perbaikan jalan pemerintah di dusunnya itu.

Hingga dirinya bersama masyarakat mempunyai tekad kuat untuk memperbaiki jalan secara swadaya.”Kalau ini terus nunggu program perbaikan jalan dari pemerintah ya sampai kapan. Jadi kita berupaya sekuat mungkin untuk melakukan terobosan secara swadaya,”ujarnya.

Lutfi juga sangat menyangkan pihak desanya itu yang terkesan membiarkan kondisi jalan yang menghubungkan di dua dusun itu luput dari perhatian desanya.

“Ya tentu sangat disayangkan sekali. Iarena ini sudah bertahun tahun jalan rusak penuh dengan lubang. Kondisinya tentu sangat memperhatikan,”tandasnya.

Bahkan menurut Lutfi di desanya itu banyak Gudang tembakau raksasa dan produksi secara perlahan bermunculan diberbagai titik dan bahkan mobil berskala besar mundar – mandir mengangkut rokok hingga bahan bangunan pembuatan gudang.

Tapi nampaknya, kata Lutfi tak banyak yang peduli terhadap jalan. Seperti halnya akses alternatif kampung Bantar timur menuju Kampung Berruh, Blumbungan.

Akses tersebut merupakan akses utama menuju pendidikan, pasar rakyat hingga jalan provinsi.

Akhirnya dengan kompak dan penuh semangat, pemuda kampung Duwak tinggi dengan kompak melakukan swadaya dengan mengumpulkan uang seadanya untuk memperbaiki secara perlahan jalan dengan panjang kurang lebih 2 kilo meter tersebut.

Luthfiadi, yang merupakan warga setempat menyampaikan apresiasi atas kekompakan masyarakat khususnya para Pemuda yang penuh dengan kesadaran untuk memperbaiki jalan secara swadaya.

“Terima kasih, ini yang jelas bukan hanya untuk kepentingan kampung kita, melainkan kepentingan umum. Karena jalan ini merupakan akses terdekat menuju beberapa desa, pendidikan, dan pasar. Sehingga ini penting untuk diperhatikan”. Tegasnya

Ia berharap, semoga kekompakan masyarakat menjadi motivasi kepada para donatur khususnya pemerintah untuk ikut serta dalam swadaya jalan ini.

“Kami mengharap uluran tangan dari para donatur, khususnya pemerintah untuk bagaimana bisa gotong royong. Karena ini bagian dari amal kita yang tidak akan pernah putus,”tutupnya.(AN/KR).

beritalima.com
beritalima.com

Pos terkait