beritalima.com

Mahasiswa UTM Latih Warga Desa Buluk Agung Buat Produk Unggulan

  • Whatsapp
Foto: Kelompok KKN 59 UTM di Desa Buluk Agung Kecamatan Klampis Kabupaten Bangkalan.(Beritalima.com/Rusdi)

BANGKALAN, Beritalima.com | Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 59 Tematik Mandiri, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengumpulkan sejumlah warga untuk mengikuti pelatihan produk unggulan.

Pelatihan tersebut berlangsung di posko KKN di Desa Buluk Agung, Kecamatan Klampis Kabupaten Bangkalan Madura Jawa Timur. Minggu (21/7/2019).

Pelatihan yang dikemas dengan demo masak itu mendapat respon positif dari masyarakat setempat, serta banyak warga yang antusias mengikuti pelatihan tersebut.

Dalam pelatihan ini mahasiswa mempraktekkan cara membuat produk unggulan yang dapat meningkatkan pendapatan warga, seperti membuat produk cake (kue) jagung dan produk jagung telur (jaglor).

Produk cake jagung merupakan kue yang berbahan dasar dari jagung. Kue ini mirip dengan brownies, namun cara membuatnya lebih mudah dan sederhana. Selain itu, pembuatan cake jagung tersebut hanya membutuhkan waktu sekitar 40 menit.

Penduduk di Desa Buluk Agung kebanyakan bekerja sebagai petani jagung, sehingga bahan-bahan untuk pembuatan cake jagung sangat mudah di dapatkan.

“Cake Jagung ini dapat dihidangkan sebagai kue ulang tahun, kue saat lebaran dan event-event lainnya,” ujar Arita Suryandari mahasiswa jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UTM kepada Beritalima.com.

Selain cake jagung, para mahasiswa juga mempraktekkan cara membuat produk Jaglor (jagung telur). Arita sapaan akrab mahasiswa semester VI itu menjelaskan, Jaglor adalah produk yang juga berbahan dasar dari jagung.

Namun, kata dia, Jaglor tersebut lebih sederhana, dan untuk memasaknya tidak membutuhkan waktu yang lama. “Produk ini lebih mudah dan sangat sederhana,” ungkapnya.

Arita berharap, produk unggulan yang sudah dipraktekkan tersebut dapat memberikan manfaat dan diterapkan oleh masyarakat untuk dijadikan usaha. Sehingga dapat membantu peningkatan pendapatan warga di Desa Buluk Agung.

“Kami berharap warga disini tertarik untuk menjadikan usaha, selain itu kedua produk ini bisa dijadikan ciri khas produk unggulan dari Desa Buluk Agung sendiri,” tandasnya seraya berharap kepada warga. (Ar/Rus)

beritalima.com beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *