Rakornas Lintas Menteri Dorong Pariwisata Sebagai Sektor Unggulan

  • Whatsapp
Foto Dok : Kemenparekraf Menteri Parekraf Sandi Uno dan Erick Thohir Kemenmarves

Labuan Bajo, beritalima.com | Potensi pariwisata Indonesia begitu besar dan perlu digarap lebih serius dan terpadu agar menjadi sektor unggulan. Hal itu diutarakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Ad Interim, Erick Tohir, saat “Rakornas Percepatan Pengembangan 5 DPSP (Destinasi Pariwisata Super Prioritas) Semester II – 2023” di Golo Mori Convention Center, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (6/12).

Menurut Erick yang juga Menteri BUMN, Indonesia memiliki kekayaan etnis budaya serta keindahan alam yang luar biasa. Plus Didukung dengan masyarakatnya yang dikenal keramahtamahannya. Kelima DPSP tersebut adalah Labuan Bajo, Danau Toba, Borobudur, Mandalika dan Likupang.

Bacaan Lainnya

“Di sinilah kenapa pertumbuhan ekonomi nasional ke depan tidak hanya bergantung kepada sumber daya alam tetapi tentunya dengan yang namanya pariwisata, industri kreatif, dan ekonomi digital menjadi hal-hal yang kita dorong bersama,” jelas Erick.

Pariwisata juga menjadi penunjang terbesar dari pembukaan lapangan pekerjaan dan pertumbuhan UMKM. Sehingga ini menjadi komitmen bersama untuk menjadikan pariwisata ke depan sebagai sektor unggulan dan lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam rakornas ini, yang juga dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dan wakilnya Angela Tanoesoedibjo, Direktur Utama Badan Pariwisata Otorita Labuan Bajo-Flores Shana Fatina, Wakil Menteri BUMN Kartika Wiroatmodjo, Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki, mengupayakan penyelenggaraan event berkelas dunia dihadirkan di DPSP pada 2024 melalui dukungan Indonesia Tourism Fund.

Dicontohkan, suksesnya ajang balap internasional MotoGP bisa raih nilai tambah kepada Indonesia sebesar Rp4,5 triliun pada 2022. Hingga Oktober 2023, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi provinsi dengan pergerakan wisatawan nusantara tertinggi.

“Ini yang semakin memberikan semangat kita untuk menyelenggarakan event pada 2024 dengan dukungan Indonesia Tourism Fund,” tambah Sandiaga.

Diproyeksikan dana yang akan dikeluarkan melalui Indonesia Tourism Fund dalam mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa mencapai Rp2 triliun setiap tahun. Dan ini akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Kementerian Keuangan.

Presiden Jokowi, menurut Erick, bertekad mendorong pariwisata agar ekonomi Indonesia tak bergantung pada sektor pertambangan. Kini, sektor pertambangan masih di posisi pertama sebagai penyumbang PDB Indonesia terbesar di 2022.

Tercatat PDB Indonesia pada 2022 mencapai Rp19.588 triliun. Dimana 12,2 persen dari sektor pertambangan atau setara dengan Rp2.393 triliun. Sementara sektor pariwisata 3,6 persen atau sebesar Rp705 triliun.

Jurnalis : Abriyanto

beritalima.com

Pos terkait