6 BLK Di Provinsi Bengkulu Sudah Siap Memproduksi Masker Sendiri

  • Whatsapp
www.beritalima.com

Bengkulu, beritalima.com | Gubernur Bengkulu Dr.H Rohidin Mersyah telah mengambil langkah taktis sebelum masker dipasaran betul-betul habis. Gubernur meminta Balai Latihan Kerja (BLK) di bawah binaan Disnakertrans Provinsi Bengkulu, agar produksi masker sendiri untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Diketahui, ada 6 BLK yang saat ini digenjot dan siap untuk melakukan produksi masker sendiri. Diantaranya yakni, BLK wilayah Kota Bengkulu, Kota Argamakmur, Kota Manna, Kepahiang, Seluma dan Mukomuko dengan produksi masing-masing sebanyak 250 s/d 500 pcs per hari.

Gubernur berharap hasil produksi bisa lebih banyak lagi sehingga bisa membantu kebutuhan masyarakat di luar Provinsi Bengkulu.

“Saya hanya ini memastikan kebutuhan masyarakat kepada masker dapat terpenuhi,” ungkap Gubernur Rohidin saat melakukan peninjauan secara langsung proses pembuatan masker di aula Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans Provinsi Bengkulu, Sabtu (28/03/2020).

www.beritalima.com

Produksi masker yang dikaryakan kepada para tim dan peserta tim pelatihan menjahit BLK ini telah sesuai standar Menkes RI.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

“Ini akan segera kita distribusikan ke masyarakat atau pihak yang membutuhkan. Sebagaimana saran dari Kapolda Bengkulu, Danrem Bengkulu dan para Bupati/Walikota, ini pertama untuk tenaga kesehatan, kemudian yang kedua masyarakat yang sakit dan ketiga baru nanti sektor-sektor lain,” jelas Gubernur.

www.beritalima.com
www.beritalima.com
www.beritalima.com

Dari produksi yang ada ini, tambah Gubernur, juga direncanakan dibagi secara merata dan adil di setiap Rumah Sakit dan Posko Covid-19 di setiap kabupaten/ kota se Provinsi Bengkulu.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

Sementara itu, masker made in BLK Bengkulu ini menurut Kepala Disnakertrans Provinsi Bengkulu Sudoto, banyak memiliki kelebihan, diantaranya bisa dipakai berulang karena bisa dicuci dan bahan yang digunakan bebas bahan kimia.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

“Karena pada saat ini ada kelangkaan masker, maka kita dari BLK berinisiatif membuat masker ini. Biasanya kelas menjahit ini hanya membuat baju, membuat pola dan lain sebagainya,” demikian Sudoto. (rd)

www.beritalima.com
www.beritalima.com

Pos terkait