Jakarta, beritalima.com| – Musyawarah Nasional (Munas) IV Perhimpunan Advokat Indonesia Rumah Bersama Advokat di Jakarta menandai babak baru perjalanan organisasi, dimana dalam forum tertinggi tersebut, Ahmad Fikri Assegaf, S.H., LL.M. terpilih sebagai Ketua Umum untuk nahkodai Peradi RBA periode 2026–2031 melalui mekanisme pemilihan langsung secara dinamis dan demokratis (24-25/4).
Diucapkan terima kasih kepada Luhut.M.P. Pangaribuan, atas pengbadian kepemimpinanmya selama ini membangun, membesarkan merawat marwah organisasi Peradi RBA. Estafet kepemimpinan organisasi advokat ini berjalan sangat lancer dan demokratis. Sekligus menjadi simbol demokratisasi Peradi RBA sebagai organisasi Advokat yang besar menuju lebih modern, intelektual dan berkelas.
Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia Rumah Bersama Advokat Kota Bandung Henryanrico Silitongan, Ketua dewan Penasihat DPC Peradi RBA kota Bandung Abidin bersama anggota Tody Ardiyansyah Prabu, menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Ahmad Fikri Assegaf sebagai Ketua Umum Peradi RBA periode 2026–2031.
Mereka berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh integritas dan tanggung jawab, serta mampu mewujudkan visi dan misi organisasi dalam memperkuat profesionalisme advokat, menjaga marwah organisasi, dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Indonesia.
Sejak awal pencalonannya, Fikri dikenal membawa gagasan pembaruan melalui visi organisasi yang menekankan pelayanan, integritas, dan kewibawaan. Ia memperkenalkan konsep transformasi Peradi menjadi organisasi modern yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian adalah “Advokat Next Generation.” Program ini dirancang untuk menyiapkan advokat muda melalui skema mentoring, pelatihan khusus, serta pengembangan direktori profesional yang terintegrasi.
Senantiasa ditekankan Fikri, organisasi advokat memiliki peran strategis dalam menjaga supremasi hukum (rule of law). PERADI RBA diharapkan terus aktif dalam melindungi anggotanya, termasuk dalam situasi kriminalisasi advokat saat menjalankan tugas profesi.
Fikri yang lulusan Universitas Indonesia dan Cornell Law School, terus mengasah perspektif hukumnya di tingkat nasional dan internasional. Pengalamannya selama lebih dua dekade di dunia advokat serta kiprahnya di organisasi (termasuk Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Peradi), menjadi modal penting memimpin organisasi ke depan. Rekam jejak ini memperkuat legitimasi atas kepercayaan yang diberikan anggota.
Jurnalis: abri/rendy








