Antisipasi Omicron, Pemerintah Dorong Vaksinasi

  • Whatsapp
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate

JAKARTA, beritalima.com| Pemerintah terus menggalakkan vaksinasi sebagai salah satu upaya proteksi kesehatan publik terhadap Covid-19. Bersamaan dengan vaksinasi pada berbagai kelompok usia yang tetap berjalan, pemerintah merencanakan segera memulai pemberian vaksinasi penguat atau booster. Diharapkan, kekebalan komunal atau herd immunity segera tercapai sehingga masyarakat lebih terlindungi, terutama sebagai antisipasi varian mutasi baru Omicron.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan, meski saat ini cakupan vaksinasi Indonesia terbilang tinggi, namun target masih harus dikejar. “Diharapkan pada Maret atau April nanti, target sasaran vaksinasi 208,2 juta penduduk akan terselesaikan,” tutur Johnny, Jumat (7/1).

Bacaan Lainnya

Per 6 Januari 2021, sebanyak sekitar 80% sasaran vaksinasi telah mendapatkan suntikan dosis pertama dan lebih dari 55% telah mendapatkan vaksinasi lengkap 2 dosis. Saat ini, vaksinasi untuk anak 6-11 tahun yang dimulai sejak medio Desember lalu, tengah berjalan. Berdampingan dengan upaya perluasan vaksinasi ke seluruh Indonesia, pemerintah juga merencanakan pemberian vaksin booster mulai 12 Januari mendatang.

“Ini adalah kerja besar melibatkan perjuangan dan dukungan berbagai pihak dari pusat hingga daerah, termasuk para pembuat opini publik seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, kalangan akademisi. Yang terpenting, peran aktif masyarakat. Kita sudah sampai sejauh ini, harus tetap dipertahankan,” ujar Menkominfo.

Hasil kerja keras dalam vaksinasi Covid-19 tersebut juga telah menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan cakupan vaksinasi terbanyak di dunia, mengikuti Tiongkok, India, dan Amerika Serikat, setelah berhasil mencatatkan cakupan vaksinasi sebanyak 166,67 juta sasaran. Berdasarkan data Our World in Data per tanggal 4 Januari 2022, Indonesia sudah menyuntikkan 281.574.183 dosis vaksin Covid-19 dan capaian tersebut membuat Indonesia masuk jajaran 5 besar negara dengan cakupan vaksinasi terbanyak di dunia.

“Capaian seperti ini harus kita jadikan motivasi untuk tetap bergerak. Jangan lengah, karena perkembangan Covid-19 masih sangat dinamis. Terlebih, dengan masuknya Omicron ke Indonesia dan telah terjadi transmisi lokal. Vaksinasi, protokol kesehatan, dukung 3T. Itu harus,” tegas Johnny.

Dia juga mengimbau masyarakat untuk selalu bijak bermobilitas guna menekan potensi penyebaran Omicron. Sejalan dengan hal tersebut, pemerintah telah memutuskan memperketat pintu masuk Indonesia. Pemerintah resmi menutup sementara masuknya WNA secara langsung maupun transit di negara asing, yang pernah tinggal dan/atau mengunjungi dalam kurun waktu 14 hari dari negara/wilayah dengan kriteria sebagai berikut:

* Negara atau wilayah yang mengkonfirmasi adanya transmisi virus varian Omicron: Afrika Selatan, Botswana, Norwegia, Perancis.

* Negara atau wilayah yang secara geografis berdekatan dengan negara transmisi komunitas kasus varian Omicron: Angola, Zambia, Zimbabwe, Malawi, Mozambique, Namibia, Eswatini, Lesotho.

* Negara atau wilayah dengan jumlah kasus konfirmasi lebih dari 10.000 kasus varian Omicron: Inggris dan Denmark.
(An)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait