beritalima.com

Bamsoet Dukung BNN Ubah Ladang Ganja Jadi Lahan Produktif

  • Whatsapp

JAKARTA, Beritalima.com– Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendukung langkah strategis Badan Narkotika Nasional (BNN) dibawah kepemimpinan Komjen Pol Heru Winarko menjalankan program Grand Design Alternative Development (GDAD).

Dengan demikian, kata politisi senior Partai Golkar ini, BNN tidak hanya sekadar memberangus lahan ganja tetapi juga mengalihfungsikannya menjadi agrowisata, lahan pertanian produktif, maupun kegiatan lain yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

Hal tersebut dikatakan pria yang akrab disapa Bamsoet ini di Jakarta, Minggu (21/4), menanggapi proyek GDAD yang dijalankan BNN di Aceh.
Program ini telah dijalankan di Desa Meunasah Bungo, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireun, Aceh.

Berkat kerjasama BNN dengan pemerintah daerah dan masyarakat sekitar, lahan ganja 25 hektar diubah menjadi lahan pertanian produktif seperti jagung.

Langkah taktis BNN ini tak hanya memberantas peredaran ganja, melainkan juga mencegah dengan konsep pemberdayaan masyarakat. “Tidak mudah bagi BNN mengubah perilaku masyarakat yang sebelumnya bergantung kepada lahan gaja sebagai sumber pendapatan.”

Wakil rakyat Dapil VII Jawa Tengah mengatakan, pemberangusan lahan ganja juga tidak membuat efek jera, lantaran ditutup satu tumbuh lagi lahan baru. Begitupun dari segi penindakan hukum yang tidak menghasilkan banyak perubahan.

“Langkah BNN menjalankan GDAD dengan mengedukasi masyarakat dalam memanfaatkan lahan, sangat penting dilakukan. Ini menunjukan konsep pemberdayaan untuk pencegahan ternyata lebih jitu dilakukan ketimbang segi penindakan secara hukum,” tutur Bamsoet.

Program GDAD telah dijalankan di tiga kabupaten di Provinsi Aceh sebagai proyek percontohan, yakni Aceh Besar, Gayo Lues dan Bireun.
DPR RI melihat GDAD sebagai langkah positif.

“Kita akan koordinasikan agar berbagai kementerian dan lembaga bisa mendukung. Misalnya Kementerian Pertanian dengan menyiapkan bibit dan pupuk, Kementerian PUPR menyiapkan jalan dan irigasi serta kementerian dan lembaga lainnya,” demikian Bambang Soesatyo. (akhir)

beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *