SAMPANG, Beritalima.com | Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Tambelangan, Kabupaten Sampang, kembali dilanda banjir setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Kondisi ini diduga kuat akibat saluran drainase di sekitar sekolah yang tersumbat lumpur, sampah, dan sedimentasi.
Saat hujan turun selama beberapa jam, air tidak dapat mengalir dengan lancar sehingga meluap ke halaman sekolah hingga ke depan sejumlah ruang kelas. Akibatnya, kegiatan belajar mengajar terganggu dan beberapa ruangan terpaksa dialihfungsikan menjadi tempat penyimpanan barang.
Kepala SMPN 1 Tambelangan, Ahmad Fauzan, mengatakan persoalan banjir telah lama menjadi keluhan pihak sekolah, khususnya pada musim penghujan.
“Saluran air di sekitar sekolah tersumbat, sehingga setiap hujan deras air langsung meluap dan masuk ke area sekolah,” ujarnya.
Menurut Fauzan, tingginya curah hujan bukan satu-satunya penyebab banjir. Ia menilai kondisi drainase di depan sekolah yang tidak berfungsi optimal menjadi faktor utama terjadinya genangan.
“Saya sudah berkonsultasi dengan Dinas PUPR karena saluran itu berada di tepi jalan raya. Memang sempat dilakukan perbaikan, tetapi belum maksimal sehingga sekolah masih tetap kebanjiran,” ungkapnya.
Pihak sekolah berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait segera melakukan normalisasi saluran drainase agar air dapat mengalir dengan baik dan proses belajar mengajar tidak lagi terganggu setiap musim hujan. (FA)







