BKSP DPD RI Dorong Daerah Maju Melalui Industri Digital

oleh -7 views

JAKARTA, Beritalima.com– Indonesia sudah memasuki era Industri 4.0 dimana pengaruhya bisa dirasakan dalam seluruh aspek kehidupan termasuk dalam mendukung produksi, distribusi dan jaringan pasar. Karena itu, Badan Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP) DPD RI mendorong daerah memajukan potensi masing-masing melalui industri digital.

Itu terungkap dalam Focus Group Discussion bertema ‘Mendorong Iklim Ekonomi Digital di Daerah’ yang dibuka Ketua BKSP DPD RI, H Gusti Farid Hasan Aman didampingi Wakil Ketua BKSP DPD RI, Richard Hamonangan Pasaribu di ruang GBHN Komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (13/11).


Dikatakan Gusti, Indonesia punya potensi sekaligus tantangan pada industri digital dalam kaitannya dengan kemajuan teknologi informasi. Pada satu sisi, Indonesia memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) demikian besar yang potensial baik buat pelaku maupun pasar.

Menurut dia, SDM Indonesia dikenal punya keunggulan dan kreativitas mencipta dan merekayasa. “Kita juga mempunyai keunggulan Sumber Daya Alam (SDA), latar belakang sosial budaya, agama dan topografi yang memengaruhi daya kreasi manusia-manusia Indonesia. Dengan keunggulan tersebut, sebenarnya daerah di Indonesia dapat menghasilkan produk-produk bermutu tinggi dan beragam dalam sentuhan budaya dan seni.”

Menurut riset Indef, tahun lalu ekonomi digital menyumbangkan Rp 814 triliun untuk Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Berangkat dari data itu, Johny Plate bahkan bertekad untuk mendorong bisnis-bisnis rintisan (start-up) baru beromset Rp 1400 triliun.

“Ini adalah angka optimis yang menggambarkan potensi kontribusi ekonomi digital bagi PDB Indonesia. Tentu saja ini tidak berarti kita hanya ingin mengarahkan industri digital hanya untuk pasar dalam negeri.”

BKSP ingin agar industri digital Indonesia go-international. Untuk itulah pada kesempatan ini BKSP membentuk forum untuk sama-sama membicarakan berbagai aspek yang berkaitan dengan pembentukan iklim ekonomi digital di daerah. “Kami berharap bahwa sesuai tema, para pemantik dan peserta nanti lebih banyak berbicara mengenai hal itu dalam konteks daerah,” kata Senator Provinsi Kepulauan Riau ini.

Kepala Seksi Pemeliharaan Sistem Informasi Monitoring Spektrum, Direktorat Pengendalian SDPPI, Adis Alifiawan memaparkan kondisi infrastruktur telekomunikasi jndonesia dan penyediaan broadband untuk mendukung industri berbasis digital tersebut.

Menurut dia, banyak masyarakat terbantu ekonominya dengan kamjuan digital. “Kemajuan digital mampu menggerakkan ekonomi di level masyarakat karena dapat mengubah sudut rumah yang tidak terpakai menjual potensi ekonomi seperti jualan makanan ataupun dagangan melalui aplikasi online. Dan, itu riil terjadi saat ini. Itu semua karena jaringan internet mobile broadband yang dibangun pemerintah sehingga mampu mendorong perekonomian masyarakat.”

Senator Sulawesi Tengah, Lukky Semen menjelaskan, BKSP harus melihat potensi daerah untuk dapat didorong mampu bersaing keluar, dan melalui pertumbuhan ekonomi digital harus ada manfaatnya bagi daerah.

“Pertumbuhan ekonomi digital ini harus bisa dimanfaatkan secara positif dan menghasilkan sesuatu bagi kemajuan daerah, jangan sampai Indonesia hanya dilihat sebagai pasar dan hanya dimanfaatkan orang luar. Harus ada konsep regulasi-regulasi yang lengkap dan detail agar memaksimalkan potensi ekonomi daerah dan bermanfaat bagi daerah untuk mampu menjual ke luar,” demikian Lucky. (akhir)