Bupati Karna Ingin, Porang Menjadi Komoditas Unggulan Pertanian Situbondo

  • Whatsapp
Bupati Situbondo Karna Suswandi saat panen perdana Porang. (Bet/beritalima.com)

SITUBONDO, beritalima.com – Situbondo benar-benar serius menjadikan porang sebagai komoditas pertanian yang dikembangkan di Kota Santri.

Hal tersebut dibuktikan dengan komitmen Bupati, Karna Suswandi untuk terus memperluas lahan porang dan mendukung penuh petani porang.

Bacaan Lainnya

“Musim tanam tahun 2021 ini yang jatuh pada bulan September hingga awal November kita targetkan 1.500 hektar lahan bisa ditanami porang. Untuk mewujudkan itu semua kita telah telah kerja sama dengan LMDH dan KTH,” ucap bupati seusai menghadiri kegiatan panen raya perdana porang di Desa Semambung, Kecamatan Jatibanteng, Rabu (9/6/2021).

Orang nomor satu di Kota Santri ini mengatakan, pihaknya juga telah menjalani komunikasi dengan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur untuk mendapatkan bantuan bibit porang seluas 1.000 hektar.

“Kami telah minta kepada (Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, red) untuk mensupport petani porang. Dalam waktu dekat akan ada pembicaraan lebih lanjut,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Petani Porang Situbondo (P3Si), Junaidi mengungkapkan, dalam 1 hektar lahan mampu menghasilkan hingga 30 Ton umbi porang.

“Tentunya hasilnya sangat memuaskan, dalam satu hektar kita mampu memperoleh 300 hingga 400 juta, namun itu belum dipotong biaya bibit, perawatan dan lain-lain,” jelasnya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Bos Cilik ini memaparkan, kendala yang dihadapi oleh petani porang yaitu, umbi porang akan membusuk bila ditanam lewat batas waktu musim tanam.

“Musim tanam itu bulan 10 hingga awal bulan 11. Setelah saya gali ternyata 60 persen busuk. Untuk masalah ini kami belum tau penyebabnya,”tutupnya. (*/Bet)

Pos terkait