Bupati Salwa Tinjau UNBK di SMP Negeri 1 Bondowoso

oleh -40 views

Bupati Bondowoso Salwa Arifin saat meninjau ujian Nasional berbasis komputer di SMP negeri 1 Bondowoso

BONDOWOSO,beritalima.com – Pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat SMP, MTs sederajat dilaksanakan secara serentak hari ini Senin (22/04).

Dalam UNBK hari pertama ini, Bupati Bondowoso meninjau langsung ke SMPN 1 Bondowoso untuk memastikan bahwa ujian Nasional kali ini berjalan lancar dan tidak ada kendala bagi para siswa untuk mengerjakan ujian.

www.beritalima.com

Selesai melakukan pemantauan ke beberapa ruangan, Bupati Salwa kepada sejumlah wartawan mengatakan bahwa kegiatan tersebut sebagai bentuk perhatian dan motivasi pemerintah daerah terhadap para siswa yang saat sedang melaksanakan ujian Nasional.

“Kami ungin mengetahuih pelaksanaan UNBK, apa sesuai dengan yang direncanakan. Tidak ada kendala baik petugas maupun para siswa, sehingga ujian nasional ini berjalan dengan lancar sampai selesai,” ungkapnya saat dikonfirmasi wartawan.

Lanjut orang nomor satu di Bondowoso ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas pendidikan bahwa seluruh SMP di Bondowoso melaksanakan ujian menggunakan komputer sekalipun itu di daerah pinggiran.

www.beritalima.com
www.beritalima.com
www.beritalima.com

“Seluruh pasilitas komputer dan perangkat lainnya semua sudah tersedia. Saya pastikan UNBK tahun ini serentak di Bondowoso, tidak ada kendala. Genset untuk antisipasi padamnya listrik juga sudah siap,” tutur Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bondowoso, Harimas mengatakan, bahwa hari ini ada dua ujian. Yakni Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat SD, dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingak SMP sederajat.

Menurutnya, untuk yang USBN SD sekitar 11.087 siswa dengan 615 lembaga. Sementara untuk peserta UNBK SMP sederajat, ada sekitar 10.424 siswa dari 245 lembaga.
Ia juga tak memungkiri, UNBK SMP sederajat kali ini, memang ada kendala. Yakni, token UNBK dari pusat terlambat, sekitar setengah jam.

“Siswa sudah siap, tapi dari pusat telat sekitar setengah jam, jadi siswa menunggu. Tentu ini berpengaruh pada pelaksanaan sesi kedua dan ketiga,” pungkasnya. (*/Rois) www.beritalima.com

www.beritalima.com