Gubernur Resmikan Revitalisasi Sekolah dan Program SIKAP di SMKN 1 Tulungagung

  • Whatsapp

TULUNGAGUNG, beritalima.com- Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan revitalisasi dan rehabilitasi sarana serta prasarana pendidikan untuk satuan SMA, SMK, dan SLB Negeri maupun swasta di wilayah Tulungagung, Trenggalek, Pacitan dan program SIKAP, bertempat di SMKN 1 Tulungagung, Kamis (14/05/2026).

Turut hadir dalam acara, Pj Sekda, perwakilan Forkopimda, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pertanian Jawa Timur, Kepala Cabang Dinas SMA/SMK/SLB wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan, Kepala sekolah Se- wilayah tiga kabupaten, dewan guru, tenaga kependidikan, perwakilan dunia usaha dan dunia industri mitra pendidikan, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, menyampaikan selamat datang dan penghormatan setinggi tingginya kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, beserta rombongan atas kunjungannya ke Kabupaten Tulungagung.

Kehadiran Gubernur pada momen ini, merupakan wujud nyata perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat kualitas pendidikan vokasi, yang menjadi fondasi utama dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, kompetitif, dan tangguh menghadapi tantangan zaman.

Menurutnya, program bantuan revitalisasi dan rehabilitasi sekolah bukan sekedar upaya pembangunan fisik semata, melainkan langkah strategis untuk menghadirkan sistem pendidikan yang adaptif.

“Pembangunan ini dirancang agar pendidikan di daerah selaras dengan kebutuhan dunia kerja, perkembangan teknologi, serta dinamika industri yang terus berkembang pesat,” ujarnya.

Plt Bupati juga menyebut terkait Program SIKAP yang digelar di SMKN 1 Tulungagung, dinilai memiliki peran krusial dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan.

“Pemerintah daerah meyakini bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik atau keterampilan teknis, melainkan juga dibangun di atas kualitas sikap, rasa tanggung jawab, serta pembentukan karakter generasi muda,” ungkapnya.

Ia berharap, SMKN 1 Tulungagung sebagai salah satu sekolah kejuruan unggulan di Kabupaten Tulungagung yang nantinya mampu menjadi pusat pengembangan talenta vokasi yang inovatif dan produktif.

“Kita berharap SMKN 1 Tulungagung nantinya mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap berwirausaha maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” harapnya.

Ahmad Baharudin menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tulungagung akan terus memberikan dukungan penuh terhadap sinergi pembangunan pendidikan yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dunia industri, dan seluruh pemangku kepentingan.

Melalui momentum tersebut, pihaknya berharap kolaborasi yang terjalin ini semakin kokoh dalam menciptakan ekosistem pendidikan vokasi yang berkualitas, relevan, dan berdaya saing tinggi.

“Hal ini dinilai sangat penting guna mendukung percepatan pembangunan daerah serta kemajuan Jawa Timur secara menyeluruh,” terangnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Plt Bupati menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini.

“Peresmian revitalisasi sekolah dan Program SIKAP membawa manfaat besar bagi dunia pendidikan, khususnya bagi generasi muda di Tulungagung,” tutupnya.

Di tempat yang sama, Khofifah secara simbolis juga memberikan bantuan terhadap siswa pra sejahtera berprestasi, serta penandatanganan Prasasti Revitalisasi dan rehabilitasi pembangunan sarana dan prasarana SMA/SMK/SLB Negeri dan swasta se-Wilayah Kabupaten Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.

Sebelum acara peresmian, Gubernur dengan didampingi Ahmad Baharudin juga melihat secara langsung kegiatan panen sejumlah tanaman unggulan serta penebaran benih dalam rangka pelaksanaan Program SIKAP di SMKN 1 Tulungagung.

Turut hadir dalam acara ini diantaranya, Pj Sekda, perwakilan Forkopimda, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pertanian Jawa Timur, Kepala Cabang Dinas SMA/SMK/SLB wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan, Kepala sekolah se- wilayah tiga kabupaten, dewan guru, tenaga kependidikan, perwakilan dunia usaha dan dunia industri mitra pendidikan. (Dst/editor Dibyo).

beritalima.com
beritalima.com

Pos terkait