beritalima.com

Jadi Penggerak Ekonomi, Fahri: Wajar Pemerintah Terus Dorong Berdayakan UMKM

  • Whatsapp

JAKARTA,Beritalima.com– Fundamental perekonomian Indonesia selama ini belum kokoh dan krisis berlarut-larut dampak dari wabah pandemi virus Corona (Covid-19) membuat ekonomi negeri ini semakin terpuruk. Karena itu, wajar jika pemerintah saat ini terus mendorong untuk memberdayakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Sebab, sektor ini terbukti mampu bertahan dan menjadi roda penggerak ekonomi, terutama krisis ekonomi. “UMKM itu melibatkan Pasar, Negara dan Rakyat. Ketiganya tidak bisa dipisahkan melainkan harus adanya kolaborasi. Dan, sektor ini mampu menyerap tenaga kerja cukup besar,” kata Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah dalam keterangan pers yang diterima awak media, Senin (30/11).

Itu disampaikan Fahri saat melaunching program Yakin Entrepreneur Sukses (YES) Preneur yang digagas bidang Pengembangan UMKM dan Ekonomi Keluarga DPN Partai Gelora Indonesia, Minggu (29/11).

Dalam launcing ini juga digelar webinar tentang ‘UMKM Pondasi Ekonomi Kerakyatan’ dengan pembicara pakar kebijakakan publik Achmad Nur Hidayat, Ketua DPW Partai Gelora DKI Jakarta, Triwicaksana, Ketua DPW Partai Gelora Jawa Barat, Haris Yuliana dan Ketua Bidang Pengembangan UMKM dan Ekonomi Keluarga DPN Partai Gelora, Wulan.

Politisi senior ini menegaskan, eksistensi UMKM tak dapat diragukan lagi dalam perekonomian Indonesia, baik itu saat krisis maupun tak ada krisis. Namun, keberadaan UMKM saat ini menghadapi banyak masalah seperti terbatasnya modal kerja, Sumber Daya Manusia (SDM) rendah, minimnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

beritalima.com

“Karena itu, Pemerintah harus terus memberi peluang UMKM untuk berkembang dan bersaing dengan perusahaan yang lebih cenderung menggunakan modal besar (capital intensive),” ungkap Wakil Ketua DPR 2014-2019 ini.

Pada kesempatan serupa pakar kebijakan publik, Achmad Nur Hidayat mengatakan, beberapa sektor UMKM saat ini terpukul karena dampak pandemi Covid-19 seperti pariwisata. Namun, peluang usaha bisnis makan dan kesehatan justru berkembang pesat.

“Saya sangat mengapresiasi Launching YES ini sebagai gerakan sosial untuk kewirausahaan sehingga YES dapata menjadi pendamping pelaku UKM dalam hal akses-akses informasi, modal , perizinan dan pemasaran,” kata Matnur, sapaan Achmad Nur Hidayat.

Dia menilai, digitalisasi bukan satu-satunya solusi bagi UMKM untuk mendongkrak bisnis dan penjualannya. Karena digitalisasi tanpa efisiensi adalah bunuh diri, orang akan sering berpindah-pindah untuk mencari harga yang murah. “Hanya karena beda harga, orang lain akan pindah (membelinya-red), itu sama saja bunuh diri. Dan, ini yang unik, digitalisai bukan satu-satunya solusi bagi UMKM,” kata dia.

Ketua DPW Partai Gelora DKI Jakarta, Triwicaksana berharap YES bisa segera kolaborasi untuk melakukan advokasi semua unsur dan elemen yang dibutuhkan agar UMKM bisa maju .”Salah satunya platform untuk YES sebagai platform UKM harus segera dibuat dan digunakan untuk kemajuan Bersama. UMKM memiliki potensi dan pasar yang besar,” kata Triwicaksana.

Ketua DPW Gelora Jawa Barat, Haris Yuliana menambahkan, agar program UMKM Gelora bisa segera dilakukan penetrasi atau pengen alan kepada masyarakat. “YES bisa dengan cepat melakukan penetrasi kepada masyarakat dan tentu saja membuat UMKM lebih berdaya. YES dan Gelora bisa berkolaborasi juga untuk mendapatkan akses-akses yang membuat pelaku UMKM lebih maju,” kata Haris.

Ketua Bidang Pengembangan UMKM dan Ekonomi Keluarga DPN Partai Gelora, Wulan mengatakan, program YES akan menjadi mentor bagi UMKM agar usahanya bisa meningkat. “YES ini akan menjadikan UMKM Berdaya sehingga bisa membantu perekonomian negara dan neraca rumah tangga pada khususnya,” kata Wulan.

Selain melaunching program YES, lanjut Wulan, juga menggelar Webinar Series ‘YES Akan Menjadi Motor Penggerak UMKM Gelora. Pada chapter 1 dimulai dari Jakarta dan Jawa Barat. Selanjutnya akan dilgelar di provinsi-provinsi lainnya dalam waktu dekat. (akhir)

beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait