Karyawan dan Manajemen XL Axiata Mengajar di SLB

  • Whatsapp

GARUT, beritalima.com | PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui program XL Axiata Baik terus memperkuat dukungan kepada kalangan penyandang disabilitas.

Di sepanjang akhir pekan pertama Desember 2023 ini, Chief Human Capital Officer XL Axiata Hira Kurnia memimpin belasan karyawan XL Axiata yang tergabung dalam Bikers of XL Axiata dan MTXL menggelar serangkaian kegiatan berupa penyerahan donasi fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar di SLB C Yayasan Karya Bakti, hingga kegiatan mengajar di SLB C Nusantara Kita, Garut.

Selain itu, rombongan karyawan XL Axiata tersebut juga memberikan santunan bagi komunitas tunawisma dan kaum duafa di sekitar Masjid Raudhatul Faizin, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor.

M. Hira Kurnia, mengatakan, dalam melaksanakan program tanggung jawab sosial perusahaan, XL Axiata saat ini juga turut mendukung kalangan disabilitas. “Kami memandang kalangan disabilitas perlu mendapatkan perhatian karena kami melihat masih kurangnya kompetensi digital yang dimiliki teman-teman penyandang disabilitas,” ujarnya, Senin (4/12/2023).

Dukungan XL Axiata untuk kalangan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital sehingga tercipta para talenta digital dari penyandang disabilitas yang kompetitif.

Untuk aksi sosial di Garut yang menyasar komunitas penyandang disabilitas ini, manajemen dan karyawan XL Axiata menyalurkan donasi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima manfaat.

“Kami juga melengkapi rangkaian kegiatan pada hari ini dengan penyaluran donasi berupa seperangkat router GDK (Gerakan Donasi Kuota) dan paket data sebesar 20GB selama periode satu tahun kepada kedua SLB tersebut,” sambung Hira.

“XL Axiata berharap, donasi router dan akses internet tersebut akan bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan literasi digital para siswa dan guru-guru pengajar,” lanjutnya.

Sementara itu, dalam kegiatan mengajar di SLB C, para karyawan XL Axiata memberikan edukasi mengenai bagaimana memanfaatkan teknologi digital untuk melatih dan mempertajam kreatifitas seni, pengenalan tentang IoT (Internet of Things) dalam kehidupan sehari-hari dan sebagainya. Materi tersebut diajarkan dengan tujuan untuk memicu antusiasme penyandang disabilitas untuk mempelajari literasi digital lebih tajam lagi.

Untuk kalangan disabilitas, XL Axiata menyalurkan kuota data dan router dari program GDK kepada 27 pondok pesantren dan yayasan yang bergerak pada pembinaan penyandang disabilitas di Indonesia. Beberapa yayasan pembinaan disabilitas yang juga turut menerima manfaat antara lain Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Padang, Pesantren Inklusi Griya Sunnah Bogor, Pesantren Tunarungu Darul Ashom Sleman, dan Ponpes ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) KH. A Dahlan Banyuwangi.

Donasi GDK juga salurkan kepada Ponpes Imam Ibnu Katsir Pekanbaru, Ponpes Muflihatul Aliyah Kabupaten Lebak Banten, Ponpes An-Nidhom Cirebon, Ponpes Annuqayah Kabupaten Sumenep, Ponpes Gratis Al Insaniyah Surabaya, Ponpes Dar Ali Al Banjary Banjarmasin, Ponpes MDIA Bontoala Makassar, dan Ponpes Darul Istiqomah Manado.

“Program-program pemberdayaan penyandang disabilitas dari karyawan XL Axiata ini tentunya sejalan dengan komitmen perusahaan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan di Indonesia,” kata Hira.

Dengan fokus pada bidang-bidang seperti UMKM dan inklusi disabilitas, XL Axiata berkomitmen untuk mengatasi berbagai masalah sosial yang penting dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

Program donasi bagi disabilitas hingga ponpes ini akan dilaksanakan secara bertahap di berbagai provinsi seperti Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Selain itu juga Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, hingga Sulawesi Utara. Perusahaan akan berkolaborasi dengan organisasi-organisasi lokal, instansi pemerintah, dan tokoh masyarakat untuk memastikan implementasi dan distribusi sumber daya yang efektif. (Gan)

Teks Foto: Head Facility Planning & Development XL Axiata Eka Madiyanto ketika mengajar di SLB C Nusantara Kita Garut, Jawa Barat.

beritalima.com

Pos terkait