Kemenhub Akan Serahkan Pengelolaan Pelabuhan dan Terminal kepada Pengusaha Muda HIPMI

oleh -1.258 views

JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) untuk turut aktif membantu pemerintah mengelola berbagai pelabuhan dan bandara di Indonesia.

Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menerima audiensi anggota HIPMI bidang BUMN dan perhubungan di Kementerian Perhubungan, Jakarta, (5/2).

Dalam audiensi ini hadir dari pihak HIPMI yakni Ketua Bidang Perhubungan dan BUMN BPP HIPMI Arya Kuntadi, Sekretaris Jenderal BPP HIPMI Bagas Adhadirgha, Bendahara Umum BPP HIPMI Hilda Kusumadewi, Wakil Sekretaris Jenderal BPP HIPMI Arief Rosyid, Wakil Bendahara Umum Sarasin dan anggota di antaranya Felix Lawalata, Roy Wangintan, Prasetyo, Riesya Ventra dan Mia Louise.


Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, salah satu hal yang kini terdepan untuk dikelola oleh swasta adalah pelabuhan dan bandara. “HIPMI tidak usah bersaing sebagai kontraktor, silahkan pilih bandara, pelabuhan, dan terminal yang akan dikelola, buat proposalnya dan akan kami kasih sesuai (prosedur),” ujarnya.

Ketua Bidang Perhubungan dan BUMN Arya Kuntadi mengatakan, kesiapannya untuk bekerjasama dengan pemerintah guna melanjutkan agenda pembangunan pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. “HIPMI siap bekerjasama dengan pemerintah untuk agenda pembangunan, khususnya kerjasama untuk mendukung perhubungan udara, darat, dan laut,” jelas Arya.

Arya menuturkan, para pengusaha muda kini mampu mengelola berbagai sektor. Pengusaha yang tergabung di HIPMI menurutnya sudah berpengalaman dan penuh dedikasi.

“Dari sektor pelabuhan misalnya dapat dipilih pelabuhan apa saja yang akan dikelola, daripada dikasih ke BUMN sesuai arahan dari presiden untuk memprioritaskan pengusaha muda di HIPMI,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, kata Arya, pihak Kemenhub dan HIPMI sepakat, menyampaikan akan ada tindak lanjut dengan dirjen perhubungan udara untuk menyerahkan pengelolaan pelabuhan, bandara ataupun terminal kepada HIPMI.
“Arahan khusus dan instruksi langsung dari Pak Menteri untuk porsi pengelolaan pelabuhan dilakukan oleh swasta dalam hal ini diberikan ke HIPMI dan siap dikoordinasikan dengan dirjen laut dan darat,” jelas Arya Kuntadi kepada media di Jakarta.