Kepsek SDN Kajuanak 4 Terharu Dikunjungi dan Dapat Kado Istimewa dari Menteri Mu’ti

  • Whatsapp
Kepsek SDN Kajuanak 4 terharu dikunjungi dan dapat kado istimewa dari Menteri Mu’ti (pegang mic)

Bangkalan, beritalima.com|- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti mengunjungi SD Negeri Kajuanak 4 di Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Madura (Jawa Timur), disambut Kepala Sekolahnya (Kepsek) Ningsih, yang begitu terharu karena bisa berjabat tangan langsung dengan orang nomor satu di Kemendikdasmen serta mendapat kado istimewa.

“Saya bersama guru dan warga sekolah sangat antusias dan bahagia dikunjungi langsung Pak Menteri,” kata Ningsih (1/5). Sekolah tersebut sebelumnya mengalami kerusakan parah akibat bangunan roboh pada November 2025.

Ningsih begitu terharu karena proposalnya dibaca dan disetujui oleh menteri serta ditengok langsung.

“Di pagi yang cerah ini kami ingin memastikan kondisi sekolah yang sudah mengajukan program revitalisasi,” ujar Abdul Mu’ti di SDN Kajuanak 4.

Akibat bangunan sekolah roboh, kegiatan belajar mengajar tak dapat dilakukan di dalam kelas. Solusi daruratnya, proses pembelajaran dilakukan di ruang terbuka dengan fasilitas seadanya. Kondisi ini berlangsung hingga beberapa waktu.

Pada Desember 2025, pihak sekolah mendapat informasi dari Dinas Pendidikan terkait dibukanya kembali program revitalisasi sekolah oleh Kemendikdasmen.

Tanpa menunda, Ningsih bersama tim segera mengajukan proposal revitalisasi melalui Dinas Pendidikan setempat ke pemerintah pusat.

Diluar dugaan, proposal diterima dan disetujui. Bahkan, pihak Dinas Pendidikan memberi kabar Menteri akan berkunjung langsung ke sekolah. “Saya diberi tahu sehari sebelumnya. Ini benar-benar di luar dugaan,” cerita Ningsih.

Dari data Kemendikdasmen, program revitalisasi SDN Kajuanak 4 mencakup rehabilitasi empat ruang kelas dan satu ruang administrasi. Dan, akan dibangun dua ruang kelas baru, satu unit toilet, serta satu ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

Pada Mei 2026, program tersebut telah memasuki tahap finalisasi dokumen dan segera ditandatangani oleh pihak terkait. “Tidak lama lagi sekolah ini akan segera direvitalisasi,” jelas Abdul Mu’ti.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan kembali sekolah. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah memperbaiki fasilitas pendidikan yang terdampak kerusakan.

“Seperti mendapat kado yang sangat indah. Kami tidak menyangka akan dikunjungi langsung,” sebut Ningsih sambil berharap pembangunan segera rampung agar siswa dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman.

Kepala Desa Kajuanak Galis, Marsit, turut memastikan tidak ada lagi kendala administratif terkait sekolah tersebut. Plus soal sengketa yang sempat terjadi sebelumnya telah diselesaikan secara tuntas.

“Status tanah dan bangunan sudah aman. Tidak ada masalah lagi,” terang Marsit saat berdialog dengan Menteri.

Jurnalis: abri/dedy

beritalima.com
beritalima.com

Pos terkait