Jakarta, beritalima.com| – Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) PT Yanbu Al Bahar berkolaborasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menghadirkan inisiatif nyata yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat, dengan mengirim pekerja migran Indonesia (PMI) berkualitas ke Jepang.
Kolaborasi tersebut bertema “Karir Internasional : Pramudi Profesional di Jepang”, merupakan kerjasama strategis melalui Skema Specified Skilled Worker (SSW) yang bertujuan membelai putra putri terbaik Jakarta dengan kompetensi kelas dunia, menekan angka pengangguran dan meningkatkan taraf hidup warga melalui potensi penghasilan yang kompetitif.
Sekitar 400 an calon PMI yang memadati kantor Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur (11/5), mengikuti acara Program “Karir Internasional : Pramudi Profesional di Jepang” dengan penuh semangat, agar mereka mendapat penjelasan teknis program tersebut.
Acara Program “Karir Internasional : Pramudi Profesional di Jepang” dihadiri Ketua DPRD DKI Jakarta Drs. H. Khoirudin, M.Si, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertransgi) Propinsi DKI Jakarta Drs. Syarifudin, M.Si, pejabat Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur, Pejabat dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Staf Khusus Menaker, Direktur Utama PT Yanbu Al Bahar Hakim Abdullah Bala’mash dan pejabat instansi terkait lainnya.
Khoirudin mengatakan, DPRD Propinsi DKI Jakarta berkomitmen menghadirkan program Kolaborasi berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat dan perluasan lapangan kerja. “Salah satunya melalui program Karir Internasional Pramudi Profesional di Jepang, yang memberikan kesempatan bagi putra putri Jakarta untuk bekerja secara professional Melalui skema SSW,” ujarnya.
Program ini dilengkapi pelatihan bahasa dan keterampilan mengemudi dengan potensi penghasilan kompetitif bagi lulusan SMA/SMK usia 25 – 35 tahun dengan SIM A minimal 3 tahun. “Manfaatkan peluang ini dan buktikan bahwa pekerja Jakarta mampu bersaing tingkat global,” ucap Khoirudin.
Untuk warga Jakarta, tambahnya, yang punya keahlian mengemudi dan ingin berkarir di luar negeri ia mengajak lulusan SMA/SMK bergabung dengan program Karir Internasional pengemudi professional di Jepang.
“Program ini kami hadirkan sebagai bentuk nyata untuk meningkatkan daya saing pekerja DKI Jakarta. Anda akan mendapatkan pelatihan bahasa dan ketrampilan mengemudi standar internasional dan potensi penghasilan dari 25 juta sampai 40 juta rupiah per bulan,” jelasnya.
Kepala Disnakertransgi Propinsi DKI Jakarta Syarifudin menerangkan, Pemprov DKI berupaya bagaimana bisa berkompetisi yang menuntut langkah yang adaptif, berkelanjutan dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten, profesional, dan mampu bersaing ditingkat internasional.
Menurut Syarifudin, diperlukan langkah nyata memperluas kesempatan kerja dan kualitas daya saing Tenaga Kerja Indonesia di kancah internasional. “Kami punya komitmen yang kuat yang tidak hanya fokus pada penempatan saja, tapi pada peningkatan kualitas SDM peningkatan keterampilan, penguasaan bahasa, peningkatan disiplin, etos kerja, serta penguatan integritas dan karakter sopan santun sebagai salah satu ciri masyarakat Indonesia di mata internasional,” terang Syarifudin.
Ditekankan Syarifudin, keberhasilan penempatan PMI di luar negeri ditentukan oleh tiga aspek utama yaitu kompetensi standar internasional, kedua kesehatan fisik dan ketiga adalah Kesehatan mental.
Untuk diketahui, dalam pengiriman PMI ke Jepang, P3MI PT Yanbu Al Bahar sebagai salah satu pelaku penempatan PMI, tak hanya terbatas untuk memberi peluang bejerja di negeri Sakura ini sebagai Job Pramudi (Sopir) saja, tapi juga untuk jabatan Perhotelan, Konstruksi, Kaigo (Caregiver/Nurse), dan Restoran.
Jurnalis: abri/rendy



