GRESIK, beritalima.com — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Gresik menggelar Musyawarah Daerah (Musda) di kantor DPD LDII, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 750, Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua DPW LDII Jawa Timur KH Amrozi Konawi, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan Majelis Ulama Indonesia.
Dalam sambutannya, Asluchul Alif menegaskan pentingnya peran LDII di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, termasuk dinamika persaingan geopolitik global. Ia menyebut keberadaan LDII dibutuhkan untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan menjaga harmoni sosial di masyarakat.
“Peran LDII sangat penting dalam menciptakan suasana yang kondusif. Ini menjadi modal utama dalam mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Gresik KH Ainur Rofiq menekankan agar LDII terus menanamkan nilai kebangsaan dengan mengedepankan sikap rahmah atau kasih sayang.
Ia juga mendorong pengurus baru untuk aktif menjalin silaturahmi dengan berbagai ormas keagamaan serta menyuarakan nilai kebebasan beragama dan prinsip wasathiyah (moderasi beragama).
“Pengurus yang baru diharapkan mampu memperkuat ukhuwah dengan berbagai elemen masyarakat serta menjaga nilai-nilai toleransi,” tuturnya.
Ketua panitia Musda, Fajar Trilaksana, menjelaskan bahwa forum tersebut mengusulkan enam kandidat calon ketua, yang terdiri dari tiga unsur ulama dan tiga dari kalangan profesional. Beberapa nama yang diusulkan di antaranya Farid Kurnia, Khusnul Hanibi, dan H. Husnan Abdul Gani.
Menurut Fajar, peserta Musda melibatkan unsur pengurus cabang di tingkat kecamatan serta pengurus DPD di tingkat kabupaten.
Ia berharap melalui Musda ini dapat lahir kepemimpinan yang mampu membawa organisasi semakin berkembang.
“Harapan kami, LDII terus bersinergi dengan pemerintah daerah. Program-program yang ada dapat dituntaskan sehingga memberikan kontribusi nyata bagi organisasi dan masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, LDII diharapkan mampu mendorong penguatan sektor ekonomi umat yang memberikan kemaslahatan serta berkontribusi lebih luas bagi pembangunan bangsa.
Ketua DPW LDII Jawa Timur KH Moch Amrodji Konawi menegaskan bahwa program kerja LDII Gresik ke depan harus selaras dengan kebijakan pemerintah daerah, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM).
Ia menyebut LDII berkomitmen mencetak generasi yang berakhlak mulia, mandiri, dan berdaya saing.
“Program kerja lima tahun ke depan diharapkan tidak hanya memperkuat internal organisasi, tetapi juga bisa membersamai program-program yang telah dicanangkan oleh Pemkab Gresik,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan SDM menjadi fokus utama karena dinilai sebagai kunci dalam menghadapi perkembangan global, baik di bidang sosial, ekonomi, maupun keagamaan. (Ron)








