Muqowam Hargai Program Optimalisasi Danau Rawa Pening

  • Whatsapp
www.beritalima.com

JAKARTA, Beritalima.com– Wakil Ketua DPD RI Akhmad Muqowam mengapresiasi dan menghargai program optimalisasi Danau Rawa Pening yang terbentang di Kecamatan Ambarawa, Tuntang, Bawen dan Banyubiru, Provinsi Jawa Tengah.

Rawa Pening merupakan salah satu dari 15 danau prioritas nasional yang akan dipulihkan pemerintah. Prioritas pemulihan danau tersebut terangkum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2014-2019.

Namun, politisi senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut menyayangkan kurangnya sosialisasi program itu kepada masyarakat sekitarnya.

Apalagi sekitar 3000-an nelayan dari 13 desa sekitar mengandalkan penghidupan dari danau. Mereka terdiri dari nelayan ikan, pencari enceng gondok dan petani budidaya ikan karamba.

“Sebagai Anggota DPD Dapil Jateng, saya mengapresiasi dan menghargai upaya pemerintah. Namun, ada masalah di masyarakat, yaitu belum dilakukan sosialisasi kepada masyarakat, sehingga mengejutkan masyarakat, masyarakat kan perlu persiapan ini itu dan sebagainya,” ujar Muqowam akhir pekan kemarin.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

Sebenarnya, kata Muqowam, Danau Rawa Pening 2.670 hektar memiliki berpotensi dikembangkan menjadi destinasi pariwisata bertaraf internasional.

www.beritalima.com
www.beritalima.com
www.beritalima.com

Namun, kondisi kawasan rawa hingga kini belum tertata dengan baik, terutama pendangkalan dan lebatnya tanaman eceng gondok yang menjadi salah satu kendala pengembangan Rawa Pening.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

Akhmad Muqowam mengakui bahwa memang perhatian pemerintah sudah ada namun belum optimal. Bahkan dulu pernah tak ada kejelasan siapa sesungguhnya yang mempunyai kewenangan atas Rawa Pening.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

“Bukan saja antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, bahkan Kodam Diponegoro ikut terlibat dalam hal Rawa Pening, tetapi sekarang sejak Pemerintahan Jokowi dapat terurai dengan baik soal kewenangan tersebut,” ujar Muqowam.

www.beritalima.com

Dibutuhkan komitmen bersama dalam program rencana penyelamatan Rawa Pening antara stakeholder dan masyarakat melalui pendekatan sosial ekonomi dengan merubah pola pikir penyelamatan Rawa Pening agar bermanfaat buat rakyat, sebagai upaya pensejahteraan masyarakat dan bangsa. (akhir)

www.beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *