OJK Gelar Evaluasi Kinerja BPR/S Milik Pemda

  • Whatsapp

SURABAYA, beritalima.com – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 4 Jawa Timur mendorong terwujudnya sinergi antara Pemerintah Daerah dengan BPR/S milik Pemerintah Daerah untuk menjadi bank yang kompetitif, inklusif, dan kontributif.

Untuk itu digelarlah Evaluasi Kineija BPR/S milik Pemda dan Peningkatan Sinergi antara Pemda dengan BPR/S milik Pemda di Surabaya, Selasa (28/2/2017). Acara ini dihadiri 28 Bupati/Walikota, Ketua DPRD ll Tingkat II, dan Direksi BPR/S milik Pemda yang ada di Jatim.

Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur, Sukamto, menilai kontribusi BPR/S milik Pemda sangat signifikan terhadap perkembangan kinerja industri BPR/ S di Jatim.

Disebutkan, sampai akhir Desember 2016 volume usaha BPR/S milik Pemda mencapai sebesar Rp5,17 triliun atau tumbuh 8,75% (yoy). Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp3,1 triliun atau tumbuh 13,01% (yoy), dan penyaluran Kredit/Pembiayaan sebesar Rp3,86 triliun atau tumbuh 14,45% (yoy).

Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan industri BPR/S di Jatim. Namun demikian, kontribusi BPR/S milik Pemda terhadap perekonomian daerah masih tergolong kecil.

Hal itu tercermin dari pangsa kredit/pembiayaan produktif yang disalurkan oleh BPR/S miliak Pemda yang hanya sebesar 50,67‘3/0 lebih rendah dibandingkan dengan BPR/ S milik Swasta yang mencapai sebesar 77,12%.

Porsi penyaluran kredit/pembiayaan untuk tujuan konsumtjf yang mencapai 50% dinilai kurang dapat mendukung program kerja Pemerintah Daerah untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan mewujudkan distribusi pendapatan yang lebih merata.

OJK menilai sinergi antara Pemerintah Daerah dengan BPR/S milik Pemda perlu segera direalisasikan untuk memperbaiki tata kelola dan meningkatkan kinerja BPR/S milik Pemda.

Perbaikan tata kelola dapat mendorong percepatan program pembangunan daerah melalui penyaluran APBD yang tepat sasaran, khususnya melalui program~program yang terkait dengan peningkatan akses keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, peningkatan kinerja BPR/S milik Pemda dapat berdampak positif terhadap peningkatan deviden sebagai salah satu Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Rata-rata rasio pembayaran deviden (Dividend Payout Ratio) bank milik Pemda sebesar 30-40% sehingga OJK terus mendorong agar Pemerintah Daerah dapat mendukung penurunan Dividend Payout Ratio menjadi pada kisaran 20%.

OJK berpandangan bahwa hal terpenting dalam implementasi program sinergi adalah dukungan kebijakan yang diberikan oleh Pemda dan DPRD pada masing-masing daerah, baik dalam bentuk Peraturan Daerah maupun ketentuan-ketentuan lainnya.

Kegiatan Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Sinergi ini diharapkan dapat memperoleh dukungan penuh dari stakeholder yang hadir dengan dibuktikan melalui penandatanganan komitmen dukungan Sinergi antara Pemerintah Daerah dengan BPR/S milik Pemda di Provinsi Jawa Timur. (Ganefo)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *