Sekjen Acèh Meusaboh Apresiasi Respons Cepat Gubernur Aceh Terkait Polemik JKA

  • Whatsapp

Banda Aceh, beritalima.com – Sekretaris Jenderal Acèh Meusaboh, Amiruddin, mengapresiasi langkah cepat Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dalam merespons polemik terkait Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA). Menurutnya, keputusan pemerintah mencabut aturan mengenai desil JKA menjadi langkah tepat demi menjaga kepentingan masyarakat.

Amiruddin mengatakan, polemik yang sempat berkembang di tengah masyarakat akhirnya dapat mereda setelah Pemerintah Aceh mengambil keputusan cepat terhadap aturan tersebut. Ia menilai, langkah itu menunjukkan pemerintah masih mendengar aspirasi rakyat.

“Polemik JKA akhirnya berakhir setelah adanya tanggapan cepat dari Gubernur Aceh,” kata Amiruddin saat dimintai keterangan wartawan, Minggu (18/5/2026).

Ia menegaskan, setiap kebijakan yang diambil pemerintah harus benar-benar mempertimbangkan kondisi masyarakat Aceh yang saat ini dinilai sedang tidak baik-baik saja, terutama dari sisi ekonomi dan pelayanan sosial.

Menurut Amiruddin, pemerintah tidak boleh tergesa-gesa dalam mengeluarkan kebijakan, khususnya yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat seperti layanan kesehatan.

“Kebijakan boleh saja diambil, asalkan mampu memberikan keuntungan dan keberpihakan kepada rakyat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar pemerintah tidak asal menetapkan aturan tanpa mempertimbangkan dampak yang akan dirasakan masyarakat luas.

Sebab, kata dia, kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat justru dapat memunculkan keresahan di tengah publik.

Amiruddin yang juga menjabat Sekretaris Forum Bersama Acèh Meusaboh menilai pencabutan Pergub tentang desil JKA merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap aspirasi masyarakat Aceh.

Dirinya mengapresiasi sikap cepat Gubernur Aceh dalam mengambil keputusan setelah muncul berbagai tanggapan dan kekhawatiran masyarakat terkait perubahan sistem layanan kesehatan tersebut.

Ia berharap, ke depan Pemerintah Aceh dapat lebih matang dalam merumuskan setiap kebijakan agar tidak menimbulkan polemik baru di tengah masyarakat.

“Insyaallah sekarang masyarakat tidak perlu risau lagi terhadap pelayanan kesehatan karena kondisinya sudah kembali seperti biasa,” ungkap Amiruddin.

Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung kebijakan pemerintah yang benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat dan kesejahteraan bersama.

Dengan berakhirnya polemik tersebut, Amiruddin berharap pelayanan kesehatan bagi masyarakat Aceh dapat berjalan normal dan maksimal tanpa adanya keresahan ataupun kebingungan di kalangan warga.”(A79)

beritalima.com
beritalima.com

Pos terkait