Upaya Pencegahan Covid-19 di Sapuran

  • Whatsapp

ONOSOBO, beritalima.com | Upaya penjegahan merebaknya Covid-19 di wilayah Sapuran, Kecamatan Sapuran melakukan sosialisasi, edukasi kepada warga masyarakat untuk selalu mengutamakan kesalamatan, kesehatan pada situasi dan kondisi saat ini.

Dikatakan Camat Sapuran Edi Usman S.H, di ruang kerjanya bahwa dengan situasi dan kondisi saat ini terkait wabah Covid-19 di wilayah kecamatan Sapuran pihaknya sudah melakukan koordinasi kepada semua pihak. segala protokol sudah disampaikan kepada para Kades di kecamatan Sapuran.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, dalam upaya penanganan, pencegahan penularan Covid-19, Kades se kecamatan Sapuran juga telah memerintahkan satgas untuk memberikan sosialisasi juga informasi kepada masyarakat di desa masing-masing terkait bagaimana cara menyikapi dan antisipasi penularan virus tersebut.” Ujar Camat Sapuran Kamis kemarin (16/04).

Pihak kecamatan sendiri beberapa kali melakukan sosialisasi memberikan pemahaman terhadap warga masyaraka dengan cara berkeliling mengunakan mobil. Jadi protokol yang sudah digaris oleh pemerintah pusat sampai pemerintah kabupaten kita sampaikan ke semua masyarakat.

Diharapkan warga masyarakat kecamatan Sapuran bisa mentaati himbauan Pemerintah dengan melakukan pola hidup sehat, makan-makanan bergizi, minum vitamin, cuci tangan dengan sabun, hindari kerumuan, jaga jarak, gunakan masker, tidak keluar rumah bila tidak penting atau mendesak. Hal tersebut untuk memutuskan mata rantai Covid-19.” Jelasnya.

Camat Sapuran menbahkan, setiap malam minggu dan minggu pihaknya melakukan pembersihan di sekitar alun-alun Sapuran dalam arti kami bersosialisasi memberikan pemahaman kepada masyarakat yang datang agar tidak nongkrong, berkumpul di sekitar tempat tersebut.” Papar Edi Usman.

Terpisah salah satu warga Tempursari Limbangan kecamatan Sapuran mengatakan dengan adanya 3 orang positif Covid-19 di tetangga desa merasakan prihatin dan menjadi perhatian khusus bagi warga sekitar.

“Pasalnya warga desa tetangga masih beraktifitas seperti biasa tidak ada upaya untuk ikut mecegah penularan virus dengan menggunakan masker bahkan hand sanitizer ketika dari Mudal menuju Sapuran melewati jalan desa seperti Ngadikerso, Talunombo dan Tempursari.” Ungkapnya.

Dengan sering melihat aktifitas warga dusun Surojoyo yang tidak memakai masker seolah-olah mereka menganggap tidak ada apa-apa ketika ditanya hingga seperti tidak memperdulikan keselamatan diri sendiri dan orang lain serta tidak menghiraukan himbauan dari pemerintah pusat maupun kabupaten Wonosobo terkait pencegahan penularan virus tersebut.

“Adanya hal tersebut, sebagai warga masyarakat menginginkan pemerintah lebih serius dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 dengan melakukan sosialisasi, edukasi kepada masyarakat khususnya di desa Mudal desa Surojoyo, Serta menfollow up seberapa jauh pemahaman masyarakat tentang bahayanya corona dan antisipasi dengan menggunakan masker, hand sanitizer dan lainya.” Beber salah satu warga Talunombo yang enggan disebut namanya. (Rjt-05 Budi)

Pos terkait