BI dan TNI-AL Kembali Ekspedisi, Layani Penukaran Rupiah Layak Edar di Pulau 3T

  • Whatsapp

SURABAYA, beritalima.com | Bank Indonesia (Bl) bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali menyelenggarakan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) tahun 2026, sebagai wujud nyata komitmen dalam menjaga kedaulatan NKRI melalui penyediaan uang Rupiah layak edar di wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T).

Kegiatan ini ditandai dengan pelepasan Kapal Republik Indonesia (KRI) Makassar 590 di Koarmada ll, Surabaya, Jumat (23/4/2026). Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali, hadir secara daring di acara kick-off ERB 2026 ini.

Hadir secara langsung di Koarmada II Surabaya, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, Wakil Asisten Operasi KSAL Laksamana Pertama TNI Mochammad Riza SE M.Tr.Opsla, CRMP, Kepala Staf Komando Armada II Laksamana Pertama TNI Agam Endrasomo, Kepala Departemen Pengelolaan Uang, M. Anwar Bashori, dan Kepala Perwakilan Bl Provinsi Jawa Timur, Ibrahim.

Ricky P. Gozali menyampaikan, sesuai amanat UUD 1945, UU Bank Indonesia dan UU Mata Uang, Bank Indonesia satu-satunya lembaga yang diberikan tugas dan wewenang untuk mengeluarkan dan mengedarkan uang Rupiah, yang juga merupakan simbol kedaulatan negara.

“Bank Indonesia ditugaskan untuk memastikan uang Rupiah layak edar senantiasa tersedia memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah NKRI dalam jumlah yang cukup dan pecahan yang sesuai,” ujarnya.

Ricky mengungkapkan, dalam pelaksanaannya, BI menghadapi sejumlah tantangan yang tidak ringan. “Kondisi geografis Indonesia yang terdiri atas ribuan pulau dan keterbatasan infrastruktur menyebabkan tidak semua wilayah dapat dijangkau secara optimal serta berbatasan dengan 11 negara tetangga,” paparnya.

Bahkan dia menyebut, di wilayah perbatasan ini selain Rupiah kerap ditemukan mata uang asing sebagai alat pembayaran, yang berpotensi mengganggu kedaulatan mata uang nasional. “Oleh karenanya, sinergi antara BI dengan TNI AL terus diperkuat,” tukasnya.

Menurutnya, dari sisi hankam, TNI AL garda terdepan untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan laut NKRI. Dari sisi ekonomi, BI berperan menjaga kedaulatan Rupiah sebagai simbol negara. “BI dan TNI AL adalah saudara dengan garis tangan yang sama, yaitu menjaga kedaulatan bangsa,” ujarnya.

Sejak tahun 2012 sampai 2025, ERB telah menjangkau 565 pulau melalui 1 10 kegiatan kas keliling. Tahun 2025 mencatat capaian 18 kegiatan ERB, menjangkau 91 pulau dengan total nilai penukaran uang mencapai Rp154,4 miliar.

Selain kegiatan penukaran uang, dalam ERB juga dilakukan edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah, layanan kesehatan, bantuan sosial serta program bela negara oleh TNI AL.

Ricky menambahkan bahwa inisiatif kerja sama antara BI dan TNI AL dalam ERB ini pernah diganjar penghargaan internasional pada Annual Central Banking Award 2024 di Inggris. “Hal ini sangat sulit direplikasi oleh negara lain, Luar Biasa,” sambung Ricky.

Pada tahun 2026 ini, ekspedisi ERB akan diperluas baik dari jangkauan wilayah maupun program kegiatan. Frekuensi kegiatan ditingkatkan menjadi 19 provinsi dengan target jangkauan 97 pulau 3T. Selain itu, terdapat 4 provinsi yang akan melakukan ERB secara mandiri dengan jangkauan 18 pulau 3T.

Sebagai pembuka kegiatan ERB 2026, pelepasan perdana ERB 2026 di Provinsi Jawa Timur ini akan berlangsung sampai 29 April 2026 dengan menyasar lima pulau, yakni Bawean, Sapeken, Masalembu, Kangean, dan Sakala dengan menggunakan KRI Makassar-590.

Bl akan terus memperluas jangkauan pelayanan kas dan memperkuat literasi masyarakat tentang Rupiah melalui sinergi yang inklusif dan berkelanjutan dengan seluruh mitra strategis. Upaya ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun Indonesia Maju hingga ke pelosok negeri. (Gan)

Teks Foto: Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, pelepasan KRI Makassar 590 di Koarmada ll, Surabaya, Jumat (23/4/2026).

beritalima.com
beritalima.com

Pos terkait