Kabupaten malang, beritalimacom| Sorotan terhadap penyaluran dana Hari Orang Kerja (HOK) dalam program bongkar ratoon tebu di Kabupaten Malang kian meluas. Tercatat, sedikitnya 239 kelompok tani (poktan) menjadi penerima program tersebut, namun di lapangan masih muncul keluhan terkait keterlambatan hingga dugaan ketidaktepatan distribusi.
Menanggapi hal itu, pihak Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang, Avicenna Medisica, menegaskan bahwa mekanisme penyaluran bantuan sebenarnya telah dirancang berlapis dan melalui proses verifikasi ketat.
“Alur program dimulai dari usulan petani yang didampingi penyuluh pertanian lapangan (PPL). Data tersebut kemudian masuk dalam skema CPCL (Calon Petani dan Calon Lahan) yang wajib diverifikasi sebelum diajukan ke Direktorat Jenderal Perkebunan,” ungkap Avicenna dihubungi awak media, Senin 13/04/26.
Setelah itu, lanjut mantan Dinas Pengairan bahwa validasi dilakukan oleh PPL di lapangan untuk memastikan kesesuaian data, baik dari sisi luas lahan maupun jumlah penerima.
Dinas menegaskan bahwa setiap tahapan harus memenuhi prinsip “tepat sasaran dan tepat jumlah”
Dalam hal pencairan anggaran HOK bantuan disebut langsung ditransfer dari pemerintah pusat melalui Ditjen Perkebunan ke rekening kelompok tani. Namun, sebelum pencairan dilakukan, tetap ada proses verifikasi dari dinas terkait.
“Dinas sifatnya sebagai koordinator bersama penyuluh. Semua data harus melalui validasi, termasuk CPCL, sebelum bantuan dicairkan,” katanya.
Meski demikian, pelaksanaan di lapangan tidak selalu berjalan mulus. Dinas mengakui bahwa proses penyaluran di tingkat kelompok tani membutuhkan waktu, karena harus melalui koordinasi internal serta konsultasi dengan PPL.
“Kelompok tani yang meneruskan ke anggota. Prosesnya memang butuh waktu karena harus diselesaikan sesuai mekanisme,” tandasnya.
Dinas juga menegaskan bahwa seluruh program wajib dilaksanakan sesuai aturan dan harus diselesaikan, mengingat program ini merupakan bagian dari agenda strategis nasional.
(Min/Red)








