Diduga Jarah Kayu Jati Hutan Perhutani, Tiga Pria Panik Saat Disergap Polhutmob

  • Whatsapp

BANYUWANGI, Beritalima.com – Aksi dugaan pencurian kayu jati di kawasan hutan Perhutani wilayah Dusun Bangkandel, Desa Sumbersari, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, berujung ricuh. Tiga pria yang membawa kendaraan rakitan jenis grandong dihentikan petugas Polhutmob saat melintas di jalan pinggir persawahan, Selasa (12/05/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Peristiwa itu bermula ketika petugas Polhutmob melakukan patroli di kawasan hutan dan mencurigai sebuah grandong yang melintas membawa muatan kayu jati. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas mendapati tiga orang terdiri dari satu sopir dan dua pekerja membawa parang serta mesin senso yang diduga digunakan untuk aktivitas penebangan liar.

Bacaan Lainnya

Menurut keterangan petugas di lapangan, ketiga pria tersebut sempat diduga melakukan perlawanan ketika hendak diperiksa. Situasi memanas hingga Komandan Regu (Danru) Polhutmob, Edi Wibowo, meletuskan senjata api peringatan.

“Ketiga orang itu berusaha melarikan diri. (YT) Salah satu di antaranya terjatuh saat kabur dan parang yang dibawanya mengenai jari tengahnya sendiri,” ujar.

Korban yang mengalami luka kemudian langsung dievakuasi menuju puskesmas terdekat di Purwoharjo untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun karena keterbatasan alat medis, korban akhirnya dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan sementara, petugas menemukan sebanyak 29 batang kayu jati ukuran sekitar 2,5 meter dengan kualitas A1 dan A2 di atas grandong tersebut. Selain itu, terdapat mesin senso yang diduga digunakan untuk menebang pohon di dalam kawasan hutan.

Petugas juga menduga para pelaku kembali masuk ke kawasan hutan setelah jam kerja usai untuk mengambil kayu jati hasil tebangan. Bahkan, diduga mereka juga merobohkan pohon bukaan baru di area hutan Perhutani.

Saat ini, pihak Polhutmob bersama Perhutani KPH Banyuwangi Selatan masih melakukan pengecekan lacak balak di lokasi hutan guna memastikan asal-usul kayu jati tersebut.

“Petugas akan memastikan apakah kayu jati itu benar berasal dari kawasan hutan Perhutani KPH Banyuwangi Selatan,” pungkasnya. (Ron)

beritalima.com
beritalima.com

Pos terkait