Jejak Pendiri Desa Masih Dijaga, Kades Wringinrejo Gelar Doa Bersama di Makam Mbah Ikrom

  • Whatsapp
Foto: Kepala Desa Wringinrejo, Muadim, bersama staf desa, BPD, tokoh masyarakat, dan tokoh agama menggelar doa bersama di makam pendiri desa, yakni Kyai Haji Raden M. Ikrom yang berada di Dusun Mulyorejo. (Doc, Rony Subhan)

BANYUWANGI,Beritalima.com – Tradisi bersih desa di Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, kembali digelar, Kamis (7/5/2026). Kepala Desa Wringinrejo, Muadim, bersama staf desa, BPD, tokoh masyarakat, dan tokoh agama menggelar doa bersama di makam pendiri desa, yakni Kyai Haji Raden M. Ikrom yang berada di Dusun Mulyorejo.

Suasana religius begitu terasa ketika rombongan memanjatkan doa dengan membaca surat Yasin dan tahlil di area makam tokoh yang diyakini sebagai cikal bakal berdirinya Desa Wringinrejo. Kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian tradisi bersih desa sekaligus bentuk penghormatan kepada para leluhur yang telah membuka dan membangun wilayah desa sejak ratusan tahun silam.

Bacaan Lainnya

Desa Wringinrejo sendiri terdiri dari empat dusun, yakni Dusun Krajan, Toyamas, Tamanrejo, dan Mulyorejo. Keempat dusun tersebut memiliki keterkaitan erat dengan sejarah perjuangan para pendiri desa dalam membuka kawasan hutan hingga menjadi permukiman yang ramai seperti sekarang.

Kepala Desa Wringinrejo, Muadim, SH, menuturkan bahwa sosok Mbah Ikrom atau M. Ikrom yang juga dikenal sebagai Mbah Mulyo merupakan tokoh utama pembabat hutan sekaligus penyebar agama Islam di wilayah tersebut sekitar tahun 1894.

Menurutnya, Mbah Ikrom merupakan keturunan Raden Jayanmartosuro yang berasal dari Jawa Tengah. Ia meninggalkan tanah kelahirannya setelah leluhurnya kalah melawan Belanda. Saat itu, pihak penjajah melarang dirinya berdakwah maupun berdagang sehingga memilih merantau ke Banyuwangi sekitar tahun 1890.

“Beliau sempat bekerja di wilayah Singojuruh dan Rogojampi sebelum akhirnya memilih kawasan hutan Kopen Lumbar di tepi Sungai Kembiritan untuk membuka lahan dan mendirikan pondok pengajian,” ujar Muadim.

Foto: Staf Desa Wringin Rejo doa bersama dimakam kyai haji Raden M Ikrom. (Doc, Rony Subhan)

Dalam perjalanan dakwahnya, Mbah Ikrom datang bersama sejawatnya bernama Agung Salim. Keduanya mendapatkan restu dari pemerintah Belanda untuk membabat alas dan membangun pondok sederhana sebagai pusat pengajaran Islam.

Lambat laun, kawasan tersebut mulai ramai didatangi santri dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dari situlah nama “Wringinrejo” lahir, yang berasal dari kata “wringin” atau pohon beringin dan “rejo” yang berarti ramai atau makmur.

“Mbah Ikrom dikenal sebagai sosok yang disegani masyarakat maupun Belanda. Banyak tamu datang meminta doa kepada beliau,” tambah Muadim.

Tak hanya itu, Mbah Ikrom juga disebut sebagai pencetus tradisi “Baritan”, yakni azan ke empat penjuru mata angin pada bulan Syuro yang dipercaya sebagai simbol mengusir gangguan makhluk halus saat pembukaan hutan. Tradisi tersebut hingga kini masih terus dilestarikan masyarakat Desa Wringinrejo.

Dalam sejarahnya, Mbah Ikrom juga mengusulkan agar wilayah Wringinrejo berdiri sendiri dan terpisah dari Desa Kembiritan. Usulan tersebut akhirnya disetujui hingga Wringinrejo resmi menjadi desa sekitar tahun 1904. Sementara lurah pertama tercatat dijabat Mohammad Talban pada tahun 1914.

Selain berziarah ke makam Mbah Ikrom, rombongan Pemerintah Desa Wringinrejo juga melanjutkan doa bersama ke makam Agung Salim yang dikenal sebagai pendamping utama Mbah Ikrom dalam membuka hutan Kopen Lumbar.

Foto: staf Desa Doa bersama dimakam pendiri desa Wringin Rejo. (Doc, Rony Subhan)

Muadim berharap tradisi bersih desa dan penghormatan kepada para pendiri desa dapat terus dijaga oleh generasi muda sebagai pengingat sejarah perjuangan leluhur.

“Kami berharap tradisi bersih desa ini tetap lestari dan menjadi pengingat bagi generasi muda agar tidak melupakan sejarah perjuangan para pendiri Desa Wringinrejo. Semoga desa ini terus diberikan keberkahan, kerukunan, dan kemajuan,” pungkas Muadim. (Rony//B5)

beritalima.com beritalima.com

Pos terkait