HUT ke-17, RSUD R.A Basoeni Gelar Seminar Manajemen Perawatan Luka dan Tata Laksana Diabetes Melitus Terkini

  • Whatsapp

MOJOKERTO,Beritalima.com – Masih dalam rangkaian acara HUT RSUD R.A Basoeni Mojokerto ke-17. Kali ini rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Mojokerto ini menggelar Seminar Manajemen Perawatan Luka dan Tata Laksana Diabetes Melitus Terkini.

Sebanyak 1.250 peserta dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Pos Pelayanan (Posyan) se-Kabupaten Mojokerto mengikuti seminar secara daring dan luring.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menghadiri secara langsung kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Arayanna, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, (25/5) siang Kemaren.

Dalam arahannya, Bupati Ikfina mengatakan, penyakit diabetes sering terjadi disebabkan karena faktor pola hidup yang kurang sehat.

“Sehingga saat ini penyakit tersebut sudah menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat,” katanya.
Apalagi saat ini, lanjut Ikfina, banyak sekali model makanan-minuman (mamin) memiliki kalori tinggi yang menyertai gaya hidup para generasi muda.

“Seperti minuman-minuman yang dicampur-campur itu, kelihatannya cuma minuman, tetapi kalau sudah masuk tubuh pengaruhnya sudah sangat luar biasa,” jelasnya.

Orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto ini menekankan, semua rumah sakit milik daerah, baik RSUD RA. Basoeni maupun RSUD Prof. dr Soekandar, untuk selalu menjadi ujung tombak pelayanan utama dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan masyarakat.

“Pemerintah mengandalkan seluruh Puskesmas untuk menjaga dan mengupayakan agar masyarakat dalam kondisi sehat. Maka semuanya harus siap memberikan pelayanan promotif dan preventif untuk masyarakat Kabupaten Mojokerto dengan segala kelebihan dan kekurangannya,” tegasnya.

Ikfina mengaku, saat ini telah mengupayakan untuk menyelesaikan sarana dan prasarana Puskesmas di Kabupaten Mojokerto, sehingga nanti bisa memberikan pelayanan optimal. Di sisi yang lain juga membantu pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mojokerto.

“Baik RSUD RA. Basoeni maupun RSUD Prof. dr Soekandar, ini tidak akan beralih kemana-mana karena ini nanti akan masuk lagi dalam pengembangan faskes, sehingga rumah sakit semakin berkembang dan bagus pelayanannya,” pungkasnya.(Kar)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait