BANYUWANGI,Beritalima – Konsolidasi besar-besaran dilakukan PDI Perjuangan Kabupaten Banyuwangi melalui pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) 2026. Agenda reorganisasi kepengurusan di tingkat kecamatan itu berlangsung meriah dan tertib, menandai langkah strategis partai dalam memperkuat struktur hingga akar rumput.
Kegiatan yang digelar serentak di dua lokasi, yakni di aula Havana Waterpark, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran untuk dapil 3, 4, 5, dan 6, serta di Aston Banyuwangi Hotel & Conference Center untuk dapil 1, 2, 7, dan 8 ini diikuti total 926 peserta dari 25 Pengurus Anak Cabang (PAC).
Suasana pembukaan berlangsung semarak dengan suguhan tari tradisional khas Banyuwangi, Tari Gandrung, yang dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Semangat kader tampak menyatu dalam forum yang menjadi momentum penting bagi perjalanan organisasi partai.
Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, Ana Aniati, menegaskan bahwa Musancab bukan sekadar agenda rutin lima tahunan. Lebih dari itu, forum ini menjadi ruang konsolidasi, evaluasi, sekaligus regenerasi kepemimpinan di tingkat anak cabang.
“Pergantian kepengurusan adalah hal yang wajar. Justru dengan adanya regenerasi, organisasi menunjukkan bahwa ia hidup, sehat, dan berjalan sesuai prinsip demokrasi internal untuk memperkuat solidaritas, loyalitas, dan militansi kader,” tegasnya.
Ana juga menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dan perempuan dalam struktur partai. Menurutnya, regenerasi tahun ini harus mampu mengakomodasi minimal 20 persen Gen Z dan 30 persen perempuan, sebagai respons atas komposisi pemilih Pemilu 2029 yang didominasi generasi muda.
“Kader yang diberi amanah jangan hanya formalitas. Harus siap bekerja, bergerak, dan memenangkan partai di wilayah masing-masing,” imbuhnya.
Ia optimistis, kader-kader yang terpilih merupakan sosok pilihan yang siap menjalankan kerja politik di tengah masyarakat. Keterlibatan Gen Z diharapkan menjadi energi baru bagi PDI Perjuangan dalam menghadapi Pemilu dan Pilkada mendatang.
Sementara itu, Ipuk Fiestiandani yang juga menjabat di struktur DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, menekankan pentingnya soliditas kader dari tingkat atas hingga bawah. Menurutnya, dinamika politik dan organisasi harus dihadapi dengan kekompakan.
“Kita harus mampu melahirkan pemimpin-pemimpin baru melalui Musancab ini. Jaga amanah dan tetap solid dalam setiap dinamika,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa dominasi pemilih muda menjadi tantangan sekaligus peluang bagi partai untuk beradaptasi.
“Musancab Kabupaten Banyuwangi saya nyatakan berjalan lancar dan berhasil,” pungkasnya. (Ron//B5)








