Jombang | beritalima.com – Seperti dilansir portal PUPR Kabupaten Jombang beberapa hari lalu, tim pemeliharaan infrastruktur jalan. Dinas Pekerjaan Umum dan Pwnataan Ruang Kabupaten Jombang terus melakukan aksi cepat perbaikan lubang jalan melalui prosedur pemeliharaan rutin yang terukur dan efesien.
Dalam setiap pengerjaannya, tim lapangan menerapkan standar persiapan yang ketat demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan menjadi prioritas utama bagi tim pemeliharaan infrastruktur. Seperti terpantau dan diterima beritalima.com pada Selasa, (19/5/2026) proses penambalan tidak dilakukan sembarangan, melainkan menggunakan material dan alat khusus untuk menjamin ketahanan hasil perbaikan, dipastikan mobilitas masyarakat tetap lancar.
Adapun beberapa poin kunci dalam proses persiapan tim di lapangan, diantaranya adalah Penggunaan Aspal Coldmix, Aplikasi Tack Coat, dan Pemadatan Maksimal dengan Stamper.
Dalam penjelasannya ditegaskan, bahwa PUPR Kabupaten Jombang menggunakan Aspal Coldmix, dipilih karena sifatnya yang praktis dan mampu memberikan hasil yang “cepat mantap”, sehingga jalan dapat segera dilalui kembali oleh kendaraan tanpa harus menunggu waktu lama.
Begitu juga, menerapkan Aplikasi Tack Coat sebagai perekat antar lapisan, penggunaan tack coat menjadi krusial untuk memastikan aspal baru menyatu sempurna dengan permukaan jalan lama, mencegah kerusakan dini.
Dan Pemadatan Maksimal dengan Stamper untuk menghindari amblasnya kembali lubang yang telah ditutup. Oleh karena itu dengan dimintanya Tim Mandor Jalan di lapangan yang peofesional, tim menggunakan mesin stamper guna mencapai tingkat kepadatan material yang optimal.
Lebih lanjut dibenarkan Kepala Dinas PUPR Jombang, Imam Bustomi, S.T. menyatakan bahwa tidak hanya fokus pada hasil pekerjaan, aspek keselamatan kerja juga menjadi poin yang tidak bisa ditawar.
“Setiap personel di lapangan diwajibkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Langkah ini diambil untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja serta melindungi para pekerja dari paparan material aspal dan debu jalanan,” tandasnya.
Ditambahkan Bustomi melalui sinergi antara material berkualitas, alat yang mumpuni, dan kepatuhan terhadap protokol keselamatan.
“Umur pakai jalan dapat lebih panjang dan risiko kecelakaan akibat jalan berlubang dapat ditekan secara signifikan,” harapnya.
Jurnalis: dedy








