Pemdes Kates Adakan Kegiatan Bersih Saluran dan Bangunan Liar

  • Whatsapp

TULUNGAGUNG, beritalima.com- Dalam rangka Padat Karya Tunai Desa (PKTDesa) Tahun 2022, Pemerintah desa Kates, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, melaksanan bersih Desa.

Bersih Desa dilaksanakan selama 3 hari, mulai hari Minggu-Selasa kemarin. kegiatan PKTDesa, anggarannya dari Dana Desa (DD). Dikerjakan oleh seluruh perangkat Desa Kates serta masyarakat sekitar.

Suyanto Kades Kates menyampaikan bahwa, bersih Desa dilaksanakan agar area kampung terlihat bersih dan rapi. Rabu, ( 30/3/2022).

“Bersih Desa melalui kegiatan padat karya tunai Desa ini, difokuskan untuk membersihkan bangunan liar di atas saluran air. Sehingga, masyarakat desa kates bisa menikmati kebersihan lingkungan,” ungkap Kades Suyanto.

Lanjut Suyanto, pembongkaran saat ini di wilayah selatan, yaitu, Dusun Kebun Duren dan Jatisari. Nantinya, bertahap diadakan pembongkaran bangunan di seluruh Dusun, terutama bangunan liar di atas saluran.

“Selama ini semenjak Pemerintah yang lama, untuk bangunan di atas saluran dibiarkan begitu saja. Untuk Pemerintah saya harus ditertibkan, supaya saluran-saluran itu bersih dari bangunan liar,” tambah Kades.

Agenda bersih Desa, akan dilaksanakan setiap tahun selama Suyanto menjabat sebagai Kades Kates. Pemdes bersama masyarakat, dapat menjaga kebersihan dan tidak sembarangan mendirikan bangunan liar.

“Saya berharap, masyarakat mendukung penuh kegiatan seperti ini, karena untuk memajukan Desa Kates. Waktu awal saya menjabat sebagai Kades, pernah dilakukan kegiatan bersih-bersih seperti ini. Namun, selama pandemi berhenti dan baru tahun ini di mulai kembali,” terang Suyanto.

Kades juga berpesan kepada masyarakat, agar kedepan tidak lagi membangun di atas saluran air.

“Masyarakat tidak membangun di atas saluran air untuk kepentingan pribadi, misalnya, bikin lapak buat jualan atau bangunan untuk menyimpan barang. Kalau untuk jualan, nantinya, akan dibangun pasar di lahan milik Pemdes,” jelas Kades.

Saat ini, kades masih berfikir untuk pembangunan infrastruktur yang masih belum maksimal.

“Kita masih memikirkan pembangunan infrastruktur yang masih belum maksimal, karena anggaran terpangkas untuk penanggulangan wabah covid-19.
Pembangunan tahun ini, hanya lapangan voli dan plengsengan saluran yang kemarin sudah dibersihkan,” pungkas Kades Suyanto. (Dst).

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait