Perjuangan Buruh Marsinah Menjadi Museum, Diresmikan Presiden 

  • Whatsapp
Perjuangan buruh Marsinah menjadi Museum, diresmikan Presiden (foto: setpres)

Nganjuk, beritalima.com|- Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur (16/5), menjadi bentuk penghormatan negara terhadap perjuangan hak asasi manusia dan hak-hak buruh yang diperjuangkan Marsinah pada 1993.

Presiden Prabowo meninjau rumah yang menjadi tempat tinggal Marsinah semasa hidupnya. Kepala Negara bertemu dan menyapa keluarga besar Marsinah.

Setelahnya, Presiden melihat kompleks Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah yang dibangun di atas lahan seluas 938 meter persegi. Kompleks tersebut terdiri atas dua bangunan utama yakni museum memorial dan rumah singgah yang diharapkan menjadi ruang edukasi sekaligus ruang refleksi bagi masyarakat.

Di dalam museum, terdapat berbagai koleksi peninggalan Marsinah dipamerkan, mulai dari baju seragam kerja pabrik, tas, dompet, sepeda ontel, hingga dokumen pribadi seperti ijazah sekolah dasar sampai sekolah menengah atas. Sejumlah piagam penghargaan dari berbagai organisasi buruh juga turut dipamerkan sebagai bagian dari rekam jejak perjuangan Marsinah dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.

Presiden menyampaikan, peresmian Museum Ibu Marsinah di Kabupaten Nganjuk merupakan momentum penting untuk mengenang perjuangan kaum buruh sekaligus menghormati keberanian Marsinah sebagai simbol perjuangan rakyat kecil dalam memperjuangkan hak dan keadilan.

Kepala Negara menilai kehadiran museum tersebut menjadi peristiwa yang langka karena didedikasikan khusus untuk mengenang perjuangan buruh.

“Ini adalah sekiranya mungkin peristiwa yang langka, mungkin di seluruh dunia baru sekarang ada museum buruh. Tapi tolong dicek, mungkin pasti adalah. Tapi ini peristiwa langka,” ujar Presiden.

Kepala Negara menegaskan, “saya kira museum ini didirikan sebagai lambang, sebagai simbol dan sebagai tonggak peringatan untuk memperingati keberanian seorang pejuang. Seorang pejuang muda, seorang pejuang perempuan yang berjuang untuk hak-hak kaum buruh.”

Usai menyampaikan sambutan, Presiden Prabowo pun menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah.

Jurnalis: abri/dedy/setneg

 

 

beritalima.com
beritalima.com

Pos terkait