Puncak Jaya, beritalima.com|- Aparat gabungan TNI dan Polri mengamankan kunjungan kerja Bupati Puncak Elvis Tabuni beserta jajaran Forkopimda di wilayah Kabupaten Puncak Jaya, Papua, pantau bantuan sembako, santunan duka, serta kebutuhan lainnya kepada warga Kampung Kembru, Distrik Sinak, yang menjadi korban aksi kekerasan kelompok bersenjata pada 14 April lalu.
Rombongan terlebih dahulu meninjau RSUD Mulia menjenguk korban luka-luka (23/4). Di Ruang Perawatan II Kelas I, rombongan menjenguk anak berinisial AW (5 tahun), luka tembus di dada kanan akibat peluru nyesar. Lalu di Ruang Perawatan I Kelas Rajawali, anak berinisial DW (3 tahun) luka serius di mata kanan dan kaki kanan akibat serpihan ledakan. Kondisi kedua korban tersebut dijelaskan langsung oleh Dokter Spesialis Bedah, Dr. Erwin.
Berikutnya, rombongan melihat penyaluran bantuan di Distrik Muara, khusus bagi masyarakat pengungsi Kabupaten Puncak. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Kabupaten Puncak, Dandim 1714/PJ, Dandim 1717/Puncak, Kapolres Puncak, Wakil Bupati Puncak Jaya, Kabaops Polres mewakili Kapolres Puncak Jaya, Ketua DPRD, Sekda Kabupaten Puncak, serta jajaran Forkopimda, perwakilan Pemerintah Provinsi, dan masyarakat setempat.
Insiden yang dipimpin Lekagak Telenggen tersebut mengakibatkan pembakaran honai, penembakan, serta korban jiwa dan luka-luka di kalangan warga sipil. Pemerintah Kabupaten Puncak telah menetapkan status Tanggap Darurat dan beri bantuan di tiga titik: Mulia, Tingineri, dan Sinak.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah kerahkan penerbangan tim kesehatan khusus ke lokasi kejadian. Bupati Elvis menyampaikan duka mendalam dan memastikan bantuan disalurkan tepat sasaran sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan. Masyarakat pengungsi pun menyambut hangat dan menyampaikan terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
Jurnalis: abri/dedy








