Upacara HUT RI, Walikota Padang Ingatkan ASN agar Netral Hadapi Pilkada

  • Whatsapp

PADANG,beritaLima.com – Besarnya pengaruh perkembangan informasi jangan sampai merusak persatuan dan kesatuan. Terlebih Kota Padang akan menghadapi Pemilihan Kepala Daerah, ketenteraman dan ketertiban perlu dijaga.

Hal ini disampaikan Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt. Marajo dalam amanatnya selaku pembina upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Lapangan Imama Bonjol, Kamis (17/8/2017).

Pada 27 Juni 2018 yang akan datang, Kota Padang termasuk dari 171 daerah yang akan melaksanakan Pilkada serentak. Pilkada ini untuk memilih Walikota dan Wakil Walikota periode 2019-2024.

“Saya menghimbau masyarakat agar berpartisipasi dan memastikan dirinya terdaftar sebagai pemilih,” kata Mahyeldi.

Ia minta Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Padang agar tetap menjaga netralitas dan tidak terlibat politik praktis.

“Sanksinya cukup jelas dan tegas. Mulai dari teguran tertulis, penurunan pangkat dan dapat diberhentikan,” kata Mahyeldi.

PENGHARGAAN

Pada peringatan HUT Kemerdekaan ke-72 ini, 376 ASN Pemko Padang juga dianugerahi tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya X, XX dan XXX tahun dari Presiden RI.Para ASN ini telah membuktikan kesetiaan dan kedisiplinan dalam tugas dan pengabdiannya.

Selain itu, Pemko Padang juga mengapresiasi kelurahan yang sukses melaksanakan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tahun 2017. Kelurahan yang dinilai terbaik dan tinggi partisipasi warganya dalam BBGRM yaitu Balai Gadang Kecamatan Koto Tangah , Batu Gadang Kecamatan Lubuk Kilangan dan Gunung Pangilun Kecamatan Padang Utara. Sedangkan Kecamatan terbaik sebagai Posko BBGRM adalah Kelurahan Balai Gadang Kecamatan Koto Tangah, Belakang Tangsi Kecamatan Padang Barat dan Tabing Banda Gadang Kecamatan Nanggalo.

Untuk keenam kelurahan terbaik pelaksanaan BBGRM itu mendapatkan tropi dan hadiah sejumlah uang. Penyerahan tropi dilakukan Walikota Mahyeldi dan Wakil Walikota Emzalmi serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

ASN Agar Beri Warna Positif di Tempat Kerja Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo mengimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup kerjanya untuk bekerja optimal. Termasuk memberi perubahan berarti di tempat kerja masing-masing.

Hal ini ditekankannya usai mengikuti upacara bendera peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUTRI) ke-72 di Lapangan Imam Bonjol Padang, Kamis (17/8). Menurutnya, tidak saja ASN yang baru bertugas yang memberi warna di tempat tugas. Akan tetapi juga bagi ASN yang memiliki masa tugas sudah belasan dan puluhan tahun.

“ASN yang menerima tanda kehormatan Satya Lancana Karya Satya agar mampu menjadi teladan bagi ASN lain. Mampu memberikan warna positif di setiap organisasi kerja tempat bertugas,” harap Mahyeldi.

Pada HUTRI ke-72 itu memang diberikan Anugerah Tanda Kehormatan Satya Lancana Karya Satya kepada 376 ASN di Pemko Padang. Sebanyak 46 orang mendapatkan Satya Lancana Karya Satya X yahun. Kemudian 93 orang mendapatkan Satya Lancana Karya Satya XX tahun. Dan, 237 orang meraih Satya Lancana Karya Satya XXX tahun. Penghargaan tersebut diberikan sesuai dengan Keputusan Presiden RI Nomor 35/TK/Tahun 2017 tanggal 3 April 2017.

“Kepada ASN yang menerima penghargaan saya ucapkan selamat dan terimakasih yang sebesar-besarnya atas pengabdian, kesetiaan, kejujuran, kecakapan dan kedisiplinannya dalam melaksanakan tugas pengabdiannya kepada bangsa dan negara selama ini,” ungkap Mahyeldi.

Walikota menyebut bahwa tidak mudah untuk mendapatkan dan menyandang predikat pegawai terpilih yang telah dianugerahi Satya Lancana Karya Satya. Mahyeldi berharap anugerah tanda kehormatan menjadi momentum perubahan yang dapat meningkatkan kapasitas masing-masing. Diantaranya peningkatan kompetensi kerja yang akan berdampak pada peningkatan prestasi kinerja.

“Pada akhirnya keseluruhan hal tersebut akan bermuara pada perbaikan citra dan martabat ASN itu sendiri, serta kemajuan bagi Pemko Padang,” tukas Walikota.

Sisi lain, Pemko Padang berkomitmen memperkuat toleransi antar umat beragama dan budaya pada momen peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72.

“Toleransi dapat menjaga keutuhan negara dan menjaga perdamaian antar masyarakat maupun umat beragama,” kata Walikota.

(rel/rki)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *