Babinsa Kertosari Turut Sosialisasikan Tentang Kesehatan

  • Whatsapp

BANYUWANGI, beritalima.com – Babinsa merupakan ujung tombak aparat Kewilayahan yang bertugas di Desa maupun Kelurahan binaannya dalam yang bersinergi bersama unsur tiga pilar guna mengatasi segala bentuk kegiatan serta pokok permasalahan yang ada di Desa binaannya. Kegiatan tersebut dipusatkan di Aula UPTD Puskesmas Kertosari jalan Ikan Hiu No 44 kelurahan Kertosari Banyuwangi. Rabo, 31 Januari 2018.

Guna mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya diwilayah binaannya, Babinsa Kelurahan Kertosari Banyuwangi Pelda Nendang Yusuf turut serta dalam melaksanakan rapat Sosialisasi Program UPTD Puskesmas kertosari yg di hadiri sebanyak 27 peserta terdiri dari Kepala UPTD Puskesmas Kertosari drg.Hj. Wahyu Primawati, Sekcam Banyuwangi Sri Widiyanto, Iptu Toko Kanit Intel Polsek Banyuwangi, Lurah Ketosari, Lurah Karangrejo,Lurah Kepatihan dan Lurah Panderejo, KUA kecamatan Banyuwangi, Ketua pos Yandu serta Ketua Team penggerak PKK Kelurahan Kertosari.

Dalam sambutannya Sekcam Banyuwangi Sri Widiyanto mewakili Camat Banyuwangi dalam sambutannya mengatakan, ” untuk Mengevaluasi Program pada tahun 2017, yang mana kita telah berhasil walaunpun masih ada yang perlu kita benahi sehingga di tahun 2018 diharapkan semua program berjalan, Program UDF telah berhasil diwakili secara ikrar oleh Kelurahan Kertosari dan Kel lateng,” pungkasnya.

Diharapkan melalui rapat Lintas Sektor tersebut, semua kegiatan/ program akan mendukung dan selalu berkoordinasi dengan unsur 3 pilar diwilayah, sehingga program-program pada tahun 2018 dapat terlaksana sesuai rencana, selalu mengadakan penyuluhan di setiap sekolah kepada siswa/siswi tentang kenakalan remaja dan melakukan pembinaan secara terus menerus

Pelda Nendang Yusuf Babinsa Kelurahan Kertosari dalam rapat tersebut mewakili Danramil 0825/01 Banyuwangi Kapten Arh Surahman mengatakan kami selaku Babinsa akan selalu melakukan bakti sosial TNI, seperti program bedah rumah, pembangunan jamban dan masyarakat yang menderita katarak, kami selaku Babinsa akan selalu melakukan sosialisasi secara kontinyu di setiap sekolah dengan cara menggunakan Simokos sistem informasi serta memberikan penekanan kepada siswa/siswi melalui pembinaan Wawasan Kebangsaan dan Belanegara sehingga mereka bisa memahami apa yang dinamakan pergaulan bebas sehingga tidak terjerumus ke Narkoba,”pungkasnya.

Sementara drg. Hj.Wahyu Primawati menyampaikan program UPTD puskesmas Kertosari pada Tahun 2018 Puskesmas Kertosari akan meningkatkan pelayanan lebih baik lagi pada tahun sebelumnya, ada layanan Persalinan, layanan gawat darurat terhadap masyarakat sehingga lebih mudah untuk menangani pasien.
Serta berharap kepada masyarakat yang sehat agar selalu konsultasi/ cek up ke Puskesmas tentang kondisi kesehatannya jangan sudah sakit baru berobat, Puskesmas Kertosari juga mempunyai program untuk anak yang masih berumur 0 – 19 bulan akan diadakan ORI (Optik Rapin Imunisasi ) setahun 3 kali penyuntikan oleh dinas Kesehatan bagi masyarakat yang akan menikah sebelum pelaksanaan akan di adakan pengecekan / Cek up tentang kesehatan apakah terindikasi penyakit HIV AIDS karena sudah banyak terjadi yang mau menikah terjangkit HIV sehingga Puskesmas akan melakukan Cek Up sebelum pelaksanaan Pernikahan. (Abi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eight − 8 =